Penanganan Corona
Kabar Terbaru Kasus ABK Asal Filipina Positif Covid-19, Bupati Cilacap: Merupakan Varian India
Untuk ABK yang masih dirawat di RSUD Cilacap masih menunggu hasil dua kali swab untuk memastikan hasil negatif.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
Sementara itu, Kapolres Cilacap, AKBP Leganek Mawardi menambahkan, kepada para nakes itu akan dilakukan test genome di Kemenkes.
"Klaster tenaga kesehatan di RSUD Cilacap, untuk genomenya sedang dites di Kemenkes."
"Untuk PCR belum bisa menentukan variannya, harus ada tes lanjutan."
"Dibutuhkan waktu sekira satu atau dua minggu," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (22/5/2021).
Sebelumnya sempat diberitakan jika kapal berbendera Panama, MV Hilma Bulker yang diawaki 20 warga negara Filipina membawa muatan berupa raw sugar dari India.
Mereka tiba di Cilacap pada 25 April 2021.
Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas IIA Cilacap kemudian melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap ABK MV Hilma Bulker.
Hasil pemeriksaan antigen menunjukkan, 3 dari 20 awak kapal itu tertular Covid-19 dan dilanjutkan pemeriksaan PCR di Rumah Sakit Pertamina Cilacap (RSPC).
Dari hasil PCR pada 26 April 2021 menunjukkan tiga ABK positif tertular Covid-19.
Petugas KKP Kelas IIA Cilacap pada 28 April 2021, melakukan pengambilan sampel genome dari tiga ABK positif tersebut untuk dikirim ke Balitbangkes Kemenkes RI.
Pada 30 April hingga 4 Mei 2021 para awak kapal berbendera asing tersebut dievakuasi ke RSUD Cilacap.
Mereka melakukan pemeriksaan PCR secara bertahap.
Setelah melakukan PCR ternyata ada 13 awak kapal positif Covid-19 sehingga harus menjalani perawatan di RSUD Cilacap.
Kemudian ada tambahan satu positif, sehingga menjadi 14 orang.
Pada perkembangan selanjutnya ada satu pasien yakni DRQ dinyatakan meninggal dunia. (Permata Putra Sejati)