Idulfitri 2021
Mahasiswa Jateng di Jepang Kecele Tebak Isi Khong Guan dalam Halalbihalal Virtual Ganjar Pranowo
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo merayakan hari kedua Idul Fitri 1442 Hijriah dengan menggelar halalbihalal virtual.
Saat berdialog dengan Arvin, tiba-tiba Ganjar mengambil kaleng Khong Guan yang ada di hadapannya.
Ia meminta Arvin menebak apa isi dari jajanan yang biasa dihidangkan saat lebaran di rumah-rumah warga itu.
"Vin, coba tebak ini isinya apa. Ayo bedhek-bedhekan (tebak-tebakan). Coba jawab apa isinya," tanya Ganjar.
"Nopo njih pak, biasanya sih isinya roti campur-campur," jawab Arvin.
Ganjar pun tertawa mendengar jawaban Arvin. Ia langsung membuka tutup kaleng dan mengambil isi di dalamnya.
Ternyata, dari dalam kaleng muncul adalah rengginang, jajanan tradisional.
"Tebakanmu salah, iki isine rengginang. Awakmu ki terlalu modern (kamu itu terlalu modern), nek wong lawas mesthi paham kaleng iki isine rengginang, nek ora ya rempeyek (kalau orang lama pasti tahu ini isinya rengginang, atau kalau tidak rempeyek)," jawab Ganjar sambil memakan rempeyek itu.
Sontak saya semua peserta halalbihalal virtual Ganjar terbahak-bahak.
Semua tertawa bahkan sampai ada yang bertepuk tangan.
"Nyong wis nebak pak (saya sudah bisa menebak pak), mesthi isine rengginang (pasti isinya rengginang)," kata Sri, warga Kebumen yang merantau di Bekasi.
Keseruan-keseruan lain terjadi dalam halalbihalal itu.
Para diaspora Jateng yang membentuk Paguyuban Jawa Tengah di sejumlah daerah saling sapa satu sama lain.
Apalagi, selain bisa melepas kangen pada kampung halaman, ada sejumlah hadiah menarik yang disiapkan Ganjar dalam acara itu.
Di antaranya sepeda, televisi, kulkas, mesin cuci, rice cooker, dan aneka produk unggulan UMKM Jateng seperti tas, biola, jaket, handycraft dan lainnya. (*)