PSIS Hari Ini
Jelang Liga 1 2021, PSIS Semarang Tidak Cari Pemain Baru, Yoyok: Kami Optimalkan Jebolan Akademi
Banjirnya pemain jebolan akademi PSIS yang diklaim memiliki kemampuan di atas rata-rata membuat manajemen optimis mereka bisa bersaing di Liga 1 2021.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - PSIS Semarang berencana ingin memaksimalkan potensi pemain binaan saat kompetisi Liga 1 2021 dimulai, yang menurut rencana akan dilangsungkan pada 3 Juli 2021.
Banjirnya pemain-pemain jebolan akademi PSIS yang diklaim memiliki kemampuan di atas rata-rata membuat manajemen optimis para pemain muda tersebut mampu bersaing.
Kendati tak ditampik masih minim pengalaman di kompetisi tertinggi sepak bola Tanah Air.
Baca juga: Kehilangan Tiga Bek Sekaligus, PSIS Semarang Tak Buru-buru Cari Pengganti. Ini Alasannya
Baca juga: PSIS Semarang Rencanakan Seusai Lebaran, Latihan Perdana Jelang Bergulirnya Liga 1 2021
Baca juga: Siapakah yang Bakal Disingkirkan? Wacana Regulasi 2+1 di Liga 1 2021, Ini Kata GM PSIS Semarang
Baca juga: Isu Bakal Ada Regulasi 2+1 Bagi Pemain Asing, Begini Komentar GM PSIS Semarang: Kami Sependapat
Sejumlah pemain akademi PSIS Semarang memang memiliki kualitas mumpuni.
Ini dibuktikan dengan pemanggilan ke Timnas Indonesia di beberapa kategori usia.
Mulai dari bek sayap Pratama Arhan Alief, striker M Bahril Fajar Fahreza, dan kiper Yofandani Damai Pranata.
Jebolan akademi PSIS juga masih menyimpan beberapa nama yang sudah tembus ke tim senior yakni Eka Febri Yogi Setiawan, Riski Fajar, dan Farrel Arya Trisandika.
Ketiga pemain tersebut juga mendapat kesempatan cukup banyak di ajang pramusim Piala Menpora 2021.
CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi mengatakan, hadirnya banyak pemain muda jebolan akademi menjadi sinyal positif untuk melakukan regenerasi di tim senior.
Demi memberi kesempatan kepada para pemain muda, Yoyok mau tak mau harus melepas sejumlah pemain senior.
Pemain-pemain senior yang sudah resmi keluar sebelum Liga 1 musim ini berjalan yakni Safrudin Tahar dan Abdul Abanda Rachman.
Dua pemain lain juga sudah menyatakan mundur yakni Soni Setiawan dan Muhammad Fadli.
"Sebenarnya kami lepas pemain itu karena sudah berhasil mengorbitkan pemain akademi."
"Contohnya kami melepas Tahar dan Abanda, terus terang posisi bek menumpuk."
"Sekarang masih ada Arhan, Dewa, Hulk, dan yang lain-lain," kata Yoyok kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (6/5/2021).