Berita Semarang
Menuju Porprov Jateng 2022, 350 Atlet KONI Kota Semarang Mulai Jalani Tes Fisik
Sebanyak 350 atlet di bawah naungan KONI Kota Semarang menjalani tes fisik Program Semarang Emas (PSE).
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: rika irawati
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sebanyak 350 atlet di bawah naungan KONI Kota Semarang menjalani tes fisik Program Semarang Emas (PSE). Mereka bakal diterjunkan dalam Porprov Jateng 2022.
Tes fisik dilaksanakan secara bertahap, mulai Senin (5/4/2021)-Kamis (8/4/2021) di kompleks Gor Tri Lomba Juang Semarang.
Wakil Ketua Umum II Bidang Bina Prestasi (Binpres) KONI Kota Semarang Helly Sulistiyanto mengatakan, tes fisik atlet ini merupakan bagian dari program Semarang Emas, untuk meningkatkan prestasi atlet.
Semua atlet yang terdata di cabang olahraga naungan KONI Kota Semarang, diwajibkan mengikuti tes fisik ini.
"Tujuan tes fisik untuk mengukur standar fisik atlet kami. Nantinya, hasil tes fisik akan jadi panduan dan evaluasi, apa saja yang harus ditingkatkan para atlet. Cabor akan kami beri hasil, untuk panduan apa saja program yang dibutuhkan agar fisik atlet memenuhi standar KONI Kota Semarang," katanya, Rabu (7/4/2021).
Baca juga: 22 Pemain PSIS Semarang Diboyong ke Malang, Liluk Targetkan Ini di Babak 8 Besar Piala Menpora
Baca juga: Tiba-tiba Ngamuk, Warga Rejomulyo Kota Semarang Jotos Pemandu Lagu saat Karaoke Bareng
Baca juga: Gelar Upaca Bendera di Atas Perahu, Ini Harapan Nelayan Tambakrejo Semarang di Hari Nelayan Nasional
Baca juga: DPRD Minta Pemkot Semarang Lakukan Operasi Pasar Jelang Ramadan untuk Jaga Harga Tak Melonjak
Menurut Helly, beberapa hal yang dilihat dalam tes fisik ini di antaranya ketahanan fisik dan tubuh atlet, kecepatan, kekuatan dan ketahanan otot, reflek, berat badan dan tinggi badan.
Bila ada hal yang dinilai belum standar maka atlet, melalui organisasi cabang olahraga yang menaungi, diminta untuk meningkatkan sektor fisik yang kurang ideal tersebut.
"Tujuannya, mengukir standar fisik atlet. Hasil tes fisik ini akan dievaluasi, untuk mengklasifikasikan fisik atlet. Hal ini berkaitan dengan program latihan ke depan. Apa yang dibutuhkan atlet. Standar cabang olahraga untuk fisik dasar atlet kami samakan," katanya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara mengatakan, tantangan KONI Kota Semarang di tahun 2021 dan tahun 2022 semakin berat.
Pasalnya, selain harus bisa merealisasikan target mempertahankan gelar juara umum Porprov Jateng 2022, juga harus mampu melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi di Kota Semarang.
Baca juga: Eksekusi Tanah di Kemangkon Purbalingga Dijaga Ketat, 43 Personel Polri-TNI Diterjunkan
Baca juga: Mobil Boks Bermuatan Infus Kecelakaan di Arteri Kaliwungu Kendal, Lalu Lintas Arah Semarang Macet
Baca juga: Besok, Hartopo Dilantik sebagai Bupati Kudus Definitif. Ini Program Kerja yang Langsung Dikerjakan
Baca juga: Dihajar Gelombang Tinggi dan Angin, Air Laut Melimpas ke Jalan Pantai Sari Kota Pekalongan
Untuk itu, menurut Arnaz, berbagai program disiapkan, salah satunya Program Semarang Emas ini.
"Situasi masih pandemi tapi kami harus berjuang mempertahankan juara umum Porprov 2022 di Pati Raya, dan yang paling penting KONI Kota Semarang juga harus melahirkan atlet-atlet baru yang mampu berprestasi di kancah regional maupun nasional," ujar Arnaz. (*)