Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Pemalang Lumbung Padinya Jawa Tengah, Bupati Ingin Perbanyak Sumur Dalam di Wilayah Rawan Kekeringan

Bupati Mukti Agung Wibowo, berharap Pemalang tetap menjadi satu di antara lumbung padi di Jawa Tengah. Begini caranya.

Penulis: budi susanto | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/BUDI SUSANTO
Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo, bersama Wakil Bupati Pemalang Mansur Hidayat, saat meninjau irigasi areal persawahan di Kecamatan Petarukan, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PEMALANG - Pemkab Pemalang berencana memperbanyak sumur dalam di wilayah rawan kekeringan saat musim kemarau. 

Hal itu dilakukan untuk menunjang produktivitas pertanian, khususnya pertanian padi di Pemalang

Diketahui, Kabupaten Pemalang menjadi satu di antara lumbung padi bagi Jawa Tengah. 

Baca juga: Pelaku Peroleh Rp 350 Ribu dari Pria Hidung Belang, Eksploitasi Anak Bawah Umur di Pemalang

Baca juga: Asyik Rekam dan Buntuti Truk di Jalan Subah Batang, Remaja asal Pemalang Akhirnya Tabrak Truk Lain

Baca juga: Kabar Gembira Buat Warga Pemalang, Layanan Perpanjangan SIM Bakal Dibuka Hingga Malam Hari

Baca juga: Nurul Hadang Rombongan Bupati Pemalang di Pasar Comal, Menangis Histeris dan Minta Rp 10 Ribu

Dari data BPS, pada 2019 Pemalang menghasilkan padi sebanyak 622,873 ton, dengan 99,080 hektare. 

Dengan wacana tersebut, Pemkab Pemalang ingin menjaga produktivitas padi meski pun di tengah musim kemarau. 

Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo, pun membenarkan adanya wacana penambahan sumur dalam tersebut. 

Ia menjelaskan, beberapa wilayah pertanian di Pemalang acap kali kekurangan air saat musim kemarau. 

"Pastinya akan penambahan sumur dalam akan dilakukan, di lokasi rawan kekeringan," paparnya kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (6/3/2021). 

Adapun Pemkab Pemalang telah membangun satu sumur dalam di Desa Klareyan, Kecamatan Petarukan beberapa waktu lalu. 

Sumur yang dibangun melalui dana APBD senilai Rp 800 juta itu, kini dimanfaatkan untuk 200 hektare sawah. 

Berdasarkan hal itu, Bupati Agung, berharap Pemalang tetap menjadi satu di antara lumbung padi di Jawa Tengah. 

"Kami harap melalui penambahan sumur dalam, Pemalang tetap jadi lumbung padinya Jawa Tengah," jelasnya. 

Dia menambahkan, sebelum adanya pembangunan sumur dalam, Pemkab Pemalang akan melakukan peninjauan. 

"Kami tentunya tidak akan asal membangun."

"Akan kami data terlebih dahulu wilayah dengan produksi padi baik," tambahnya. (Budi Susanto)

Baca juga: Harga Cabai Masih Tinggi, Cabai Setan Rp 90 Ribu di Temanggung, Pasar Kaliwungu Kendal Rp 100 Ribu

Baca juga: Dijadwalkan Pekan Depan, Latihan Perdana PSIS Semarang Jelang Piala Menpora

Baca juga: DPRD Minta Bank Jateng Perhatikan Kondisi Sapras Kantor Cabang, Bambang: Biar Nasabah Makin Nyaman

Baca juga: Waspadai Virus Corona Jenis Baru Masuk Jateng, Ini Instruksi Gubernur Ganjar ke Dinas Kesehatan

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved