Breaking News:

Berita Ekonomi Bisnis

Pedagang Ecer di Pemalang Makin Menjerit Kepedasan, Warinto Enggan Lagi Jual Cabai Setan

Menurut Warinto, pedagang cabai di Pasar Bojongbata Pemalang, kenaikan harga cabai setan terjadi beberapa pekan setelah pergantian tahun. 

Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/BUDI SUSANTO
Sejumlah kendaraan melintas di depan Pasar Bojongbata Kabupaten Pemalang, Selasa (9/2/2021) sore. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PEMALANG - Pedagang cabai tingkat eceran di sejumlah pasar di Kabupaten Pemalang, menjerit kepedasan. 

Hal itu lantaran harga cabai setan di tingkat pengecer mencapai Rp 100 ribu perkilogram. 

Meroketnya harga cabai setan membuat para pedagang tak mau lagi berdagang cabai. 

Warga Waswas, Banjir Lumpur dari Lereng Gunung Slamet Landa Pulosari Pemalang

Jarang Terjadi Kawasan Alun-alun Pemalang Sepi, Warga Langsung Manfaatkan untuk Olahraga

Jelang Jateng di Rumah Saja, Warga Serbu Pasar Banjardowo Pemalang: Borong Sembako Tanpa Jaga Jarak

Dua Pekan Tambah 108 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Pemalang

Menurut Warinto, pedagang cabai di Pasar Bojongbata Pemalang, kenaikan harga tersebut terjadi beberapa pekan setelah pergantian tahun. 

"Harganya semakin naik pada Senin (8/2/2021), setelah penerapan 'Jateng di Rumah Saja'."

"Bahkan sekarang sampai Rp 100 ribu perkilogram," paparnya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (9/2/2021).

Dilanjutkannya, banyak pelanggan mengeluh, namun tetap membeli cabai meski dengan jumlah sedikit. 

"Yang bingung pedagang ecer seperti saya."

"Kadang ada yang beli cuma Rp 2 ribu."

"Ya mau tak mau saya kasi tiga cabai setan," paparnya. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved