Berita Banjarnegara
Sempat Tertulup Bius, Kera Ekor Putih Berhasil Lolos dari Perburuan Petugas Damkar Banjarnegara
Sempat terlihat di Pasar Kota Banjarnegara, warga kembali melihat kera ekor panjang di perumahan Desa Kesenet Kecamatan Banjarmangu, Selasa (2/2/2021)
Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Perburuan kera ekor panjang di Kecamatan Banjarmangu, Banjarnegara, terus berlangsung.
Sempat terlihat di Pasar Kota Banjarnegara, warga kembali melihat kera ekor panjang di perumahan Desa Kesenet Kecamatan Banjarmangu, Selasa (2/2/2021).
Mendapati informasi soal kemunculan kera di perumahan warga, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Banjarnegara meluncur ke lokasi kejadian.
Petugas melihat kera itu sedang berjalan merangkak di atas atap rumah warga.
Berbekal senjata tradisional tulup pinjaman pengelola Serulingmas Zoo, petugas berusaha melumpuhkannya.
• Kera Ekor Panjang Misterius Berkeliaran di Rejasa Banjarnegara, Camat: Dibiarkan Karena Tidak Nakal
• Kera Ekor Putih Belum Tertangkap, Perburuan Juga Kerahkan Petugas Damkar Banjarnegara
• Pebalap Liar di Banjarnegara Harus Hancurkan Knalpot Brongnya Pakai Palu, Setelahnya Dibawa Pulang
• Viral, Video Nenek Asal Cilacap Diarak Warga. Tertangkap Mencopet di Pasar Mandiraja Banjarnegara
Setelah dibidik, peluru melesat cepat hingga mengenai tubuh kera yang tak sadar diintai pemburu.
Tetapi, bukannya takluk, kera yang telah tertulup itu malah berlari meninggalkan tempatnya.
"Setelah kena tulup bius, sempat lari," kata Oscar, petugas dari Tim Damkar Banjarnegara, Selasa (2/2/2021).
Dia memaklumi jika kera itu tidak langsung lumpuh seusai terkena peluru tulup. Menurut dia, bius baru akan bereaksi setelah 30 detik mengenai tubuh.
Ia mengatakan, waktu itu, cukup bagi kera sasaran untuk lari dari kejaran petugas.
Benar saja, usai terkena tulup, kera itu lari hingga tidak lagi terjangkau pandangan petugas.
Ia memperkirakan, kera itu lari ke arah utara, lalu menyeberang jalan menuju kebun belakang kantor Koramil Banjarmangu.
Bisa jadi, usai lari, kera itu pingsan karena efek obat bius yang masuk ke tubuhnya. Sayang, keberadaannya tidak diketahui sampai sekarang.
Gagal membawa pulang kera, tim Damkar lantas berkoordinasi dengan Polsek dan Koramil setempat.
Ini untuk mengantisipasi jika keberadaan kera di lingkungan itu meresahkan warga setempat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/kera-ekor-putih-di-atap-rumah-warga-desa-kesenet-banjarmangu-selasa-222021.jpg)