Berita Internasional

50 Ribu Warga Korea Utara Dikabarkan Tewas di Tempat Karantina Covid-19

Lebih dari 50 ribu orang dikabarkan tewas dalam fasilitas karantina Covid-19 di Korea Utara.

Editor: rika irawati
KCNA via REUTERS
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un muncul ke hadapan publik untuk melakukan pengecekan atas upaya pemulihan di desa yang banjir. 

Namun, pejabat Korea Selatan dan AS mengatakan, laporan tersebut cukup meragukan karena Korea Utara dan China terlibat dalam perdagangan yang signifikan.

Baca juga: Membanggakan, Tiga Musisi Indonesia Bawa Pulang Piala MAMA 2020

Baca juga: Serang Polisi di Tol Jakarta-Cikampek, 6 Pengikut Rizieq Shihab Ditembak Mati

Baca juga: Apa Kabar Kenaikan Gaji PNS di Tahun 2021? Ini Jawaban Menteri PANRB Tjahjo Kumolo

Baca juga: KABAR DUKA: Mantan Bupati Pati 2 Periode, Tasiman Tutup Usia. Dimakamkan Pakai Prokes Covid-19

Selain itu, Korea Utara baru menutup perbatasannya tak lama setelah Covid-19 benar-benar menyebar pada awal 2020.

Menteri Luar Negeri Korea Selatan Kang Kyung-wha mengungkapkan ketidakpercayaannya bahwa Korea Utara tidak memiliki satu pun kasus Covid-19.

Hal itu dia ungkapkan ketika berpidato dalam konferensi keamanan tahunan, International Institute for Strategic Studies (IISS), di Bahrain pada Sabtu (5/12/2020).

"Semua tanda adalah bahwa rezim (Korea Utara) sangat fokus pada pengendalian penyakit yang mereka katakan tidak mereka miliki. Ini situasi yang agak aneh," kata Kang, menurut laporan Channel News Asia.

Dalam perkembangan terbaru pekan ini, sebuah laporan yang mengutip intelijen Jepang mengeklaim, Kim Jong Un dan pejabat tinggi Korea Utara lainnya telah diberi vaksin Covid-19 oleh pemerintah China.

Laporan yang dipublikasikan secara online oleh lembaga bernama 19FortyFive mengkelaim bahwa Kim Jong Un dan beberapa pejabat Korea Utara diberi vaksin dalam dua hingga tiga pekan terakhir. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Korea Utara Punya Kamp Karantina Covid-19 Rahasia, 50.000 Orang Dilaporkan Tewas di Sana".

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved