Jumat, 24 April 2026

Berita Video

Video Pendukung Dilarang Datangi Debat Publik Paslon Pilbup Purbalingga

KPU sebagai penyelenggara Pemilu harus bisa menjamin kesehatan masyarakat agar tak muncul klaster Pilkada. 

Penulis: khoirul muzaki | Editor: Abduh Imanulhaq

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Berikut ini Video pendukung dilarang datangi debat publik paslon pilbup Purbalingga

Debat terbuka paslon Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga semakin dekat.

Acara yag dinanti-nanti masyarakat Purbalingga itu akan dihelat pada Rabu (25/11/2020). 

Gelaran itu akan menjadi ajang bagi masing-masing pasangan calon, baik Oji-Jeni (nomor urut 1) maupun Tiwi-Dono (nomor urut 2) untuk unjuk gigi di hadapan publik yang akan memilih mereka. 

Tetapi ada yang beda pada debat publik kali ini, tak seperti even serupa pada Pemilu sebelumnya.

Karena digelar di tengah suasana Pandemi Covid 19, protokol kesehatan diberlakukan ketat. 

Ini sekaligus kampanye protokol kesehatan, KPU sebagai penyelenggara Pemilu harus bisa menjamin kesehatan masyarakat agar tak muncul klaster Pilkada. 

Komisioner KPU Kabupaten Purbalingga, Andri Supriyanto mengatakan, jumlah orang yang mengikuti acara itu dibatasi agar mudah menjaga jarak.

Andri memastikan, di dalam ruangan acara debat, hanya akan terisi sekira 18 orang, termasuk calon. 

Rinciannya, 4 orang atau dua pasangan calon, 5 panelis dan 1 moderator, tim kampanye paslon 4 orang, anggota KPU 5 orang, serta perwakilan Bawaslu Purbalingga. 

"Debat dilaksanakan dengan protokol ketat tanpa kerumunan," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (21/11/2020).

Selain jumlah orang di ruangan dibatasi, Paslon juga dilarang membawa pendukung di luar ruangan.

Ini untuk mencegah terjadinya kerumunan yang bisa meningkatkan risiko penyebaran Covid 19. 

Pihaknya pun akan berkoordinasi dengan aparat keamanan, baik Polri maupun TNI untuk menjaga kondusivitas acara. 

Andri pun memastikan seluruh anggota KPU yang melaksanakan acara itu sudah pernah menjalani swab test dengan hasil negatif.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved