Berita Video
Video Ada Gerakan Sedekah Sepatu di Purbalingga
Yuspita dan teman-temannya membagikan sepasang sepatu layak pakai itu kepada anak yatim atau piatu, baik di panti, pesantren, maupun di rumah warga.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: Abduh Imanulhaq
Setiap dua minggu sekali, ia dan teman-temannya rutin menyalurkan bantuan sepatu itu ke mereka yang membutuhkan.
Untuk sepatu baru, mereka biasa menyumbangkannya ke anak yatim atau piatu yang masih tinggal di rumah.
Sedangkan sepatu layak pakai yang telah dilaundry dan dikemas rapi didonasikan ke anak-anak yatim atau piatu di panti maupun pesantren.
Anak-anak pasti membutuhkan sepatu untuk sekolah.
Sedangkan mereka belum tentu bisa mengaksesnya atau membeli sepatu yang bagus.
Donasi sepatu itu bukan hanya menyasar anak-anak atau siswa sekolah.
Para aktivis ini juga membaginya ke orang-orang dewasa yang membutuhkan.
Sebab donasi sepatu dari masyarakat tak melulu sepatu untuk kalangan siswa, namun juga sepatu kantoran atau sepatu harian.
Mereka menyalurkannya juga ke orang dewasa yang membutuhkan, antara lain guru wiyata bakti bergaji rendah.
"Kan ada sepatu pantofel juga, kami kasihkan ke guru wiyata bakti," katanya. (Khoirul Muzakki)