Berita Purbalingga

Ini Upaya Pemkab Ajak Warga Rutin Konsumsi Ikan di Purbalingga

Ini sejumlah program dan kegiatan dilakukan Pemkab Purbalingga dalam rangka menaikan tingkat konsumsi ikan masyarakat Purbalingga.

PEMKAB PURBALINGGA
Sambutan Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi dalam Safari Gerakan Makan Ikan (Gemarikan) dan penyerahan bantuan benih ikan di Pendopo Dipokusumo Kabupaten Purbalingga, Jumat (18/9/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Satu upaya mencegah penularan Covid-19 adalah dengan meningkatkan imunitas tubuh melalui makan makanan yang bergizi.

Seperti masyarakat secara rutin bisa mengonsumsi ikan

Hal ini dikatakan Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi saat memberikan sambutan pada Safari Gerakan Makan Ikan (Gemarikan) dan penyerahan bantuan benih ikan di Pendopo Dipokusumo Kabupaten Purbalingga, Jumat (18/9/2020).

744.428 Pemilih Masuk DPS Pilkada Purbalingga, KPU: Tolong Bisa Dicek Sudah Terdaftar atau Belum

Ada Dugaan Penyelewengan Dana Retribusi Sampah di DLH Purbalingga, Kajari: Periode 2017-2018

Keseringan Nonton Film Dewasa, NA Tak Bisa Menahan Hasrat Lihat Kawannya, Perkosa Gadis 15 Tahun

Resmi, PKU Muhammadiyah Purbalingga Bermetamorfosis Jadi Rumah Sakit Umum

Bupati yang akrab disapa Tiwi itu menuturkan, Pemkab Purbalingga memiliki program untuk meningkatkan konsumsi ikan berupa Rasling (Beras Purbalingga) dan Lele.

Yakni bantuan beras dan lele bagi masyarakat yang kurang mampu di Purbalingga.

“Setiap bulan kami rutin keliling ke desa-desa untuk memberikan beras dan lele kepada keluarga kurang mampu," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (18/9/2020).

Menurutnya, sejumlah program dan kegiatan dilakukan Pemkab Purbalingga dalam rangka menaikan tingkat konsumsi ikan masyarakat Purbalingga.

Yakni bantuan beras dan lele yang dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Purbalingga

Kegiatan lain yakni melalui Tim Penggerak PKK dimana satu kegiatannya berupa bazar serta lomba bikin menu olahan ikan

Selain itu, Pemkab Purbalingga juga selalu mensosialisasikan ikan sebagai menu wajib dalam setiap kegiatan di desa atau kecamatan.

“Memang kami sosialisasikan, bahkan setiap berkegiatan di desa atau kecamatan, menu ikan merupakan menu yang wajib."

"Ikan menjadi salah satu menu prioritas wajib di setiap kegiatan, agar tingkat konsumsi ikan di Purbalingga bisa lebih meningkat lagi," jelasnya.

Direktur Pemasaran Ditjend Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KPP), Mahmud mengapresiasi langkah Pemkab Purbalingga dalam meningkatkan konsumsi ikan

Pasalnya tingkat konsumsi ikan akan berpengaruh dengan angka stunting (lahir bertubuh pendek).

“Semakin tinggi tingkat konsumsi ikan, semakin rendah angka stunting."

"Demikian sebaliknya, semakin rendah angka konsumsi ikan akan semakin tinggi angka stunting," jelasnya.

Dia menuturkan Indonesia merupakan lumbung ikan yang berarti lumbungnya protein.

Namun kondisi masyarakatnya justru kekurangan protein.

"KKP menargetkan peningkatan angka konsumsi ikan nasional dari 56,39 kilogram perkapita pertahun pada 2020.

Lalu menjadi 62,50 kilogram perkapita pertahun pada 2024. 

"Hal ini diartikan, pada periode tersebut KKP merencanakan peningkatan Angka Konsumsi Ikan sebesar 6,11 kilogram perkapita pertahun," jelasnya. (Rahdyan Trijoko Pamungkas)

KTP Tidak Diambil, Pelanggar Tak Bisa Lagi Duplikasi, Razia Masker Libatkan Dindukcapil Banyumas

KABAR BAIK, Besok Sabtu Playmaker Andalan PSIS Flavio Beck Junior Tiba di Semarang

Pemkab Brebes Berduka, Kepala Inspektorat Meninggal Dunia, Sudah Jalani Perawatan Lima Hari di RSUD

Puskesmas Kaliwungu Ditutup Hingga Akhir Pekan, Ini Penyebabnya Menurut Dinkes Kendal

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved