Breaking News:

Berita Pendidikan

Undip Buka Seleksi Ujian Mandiri Kedua, Simak Syarat dan Tahapannya Berikut Ini

Mempertimbangkan besarnya animo dan kebutuhan masyarakat yang ingin kuliah di Undip, akhirnya membuka seleksi UM 2 atau seleksi ujian mandiri kedua.

TRIBUN BANYUMAS/MUHAMMAD SHOLEKAN
Gedung Widya Puraya, Rektorat Undip, Kampus Tembalang, Kota Semarang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Seusai pengumuman peserta yang dinyatakan lolos seleksi Ujian Mandiri (UM) S1 pada Jumat (21/8/2020), antusias untuk kuliah di Undip Semarang ternyata masih tinggi.

Banyak masyarakat yang menanyakan kemungkinan dibukanya jalur lain selain UM.

Mempertimbangkan besarnya animo dan kebutuhan masyarakat yang ingin kuliah di Undip, akhirnya membuka seleksi UM 2 atau seleksi ujian mandiri tahap kedua.

15 RTLH di Banjarnegara Bakal Direhab Gunakan Dana Zakat, Termasuk Usulan Pemkab

Bisa Ditiru Nih, Bikin Sistem Kandang Panggung Seperti di Salatiga, Biar Kambing Tak Mudah Sakit

Alhamdulillah, BSU Pekerja Tahap Pertama Rp 600 Ribu Sudah Cair, Banyumas Ada 46.117 Rekening

Paling Banyak Handphone dan Tembakau Gorilla, Kejari Kota Tegal Musnahkan Barang Bukti Kejahatan

Yakni bagi lulusan SMA/SMK dan MA yang lulus 3 tahun terakhir yakni 2020, 2019, dan 2018.

Besarnya animo untuk kuliah Undip tidak lepas dari prestasi dan kualitas lulusan di kampus Tembalang Kota Semarang itu.

Dimana Undip menempati urutan ke-3 yang lulusannya banyak terserap di dunia kerja versi QS Rangkings.

Sebagai perguruan tinggi negeri di Jawa Tengah, Undip Semarang mempunyai kelebihan pada mutu pendidikan, kualitas pelayanan, dan lulusan yang siap kerja.

“Kami putuskan untuk membuka seleksi UM 2 program S1," tutur Wakil Rektor I Undip Semarang, Prof Dr Budi Setiyono kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (27/8/2020).

Dia menyampaikan, prestasi tetap menjadi pertimbangan utama untuk bisa lolos seleksi.

Sebagai universitas riset, Undip Semarang mengklaim telah banyak melahirkan pakar dan inovasi yang memberikan kemanfaatan untuk rakyat.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Sholekan
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved