Breaking News:

Teror Virus Corona

Perbup Batang Sudah Diberlakukan, Langgar Protokol Kesehatan Bisa Kena Denda, Segini Besarannya

Penegakan Perkada atau Perbup Batang tentang protokol kesehatan untuk memutus mata rantai virus corona melalui operasi secara intensif ke lapangan.

Penulis: dina indriani | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/DINA INDRIANI
Bupati Wihaji menjadi pembina upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam HUT ke-75 Republik Indonesia, Senin (17/8/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Bupati Batang Wihaji telah mengeluarkan Perbup hasil turunan Instruksi Presiden RI Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

"Penegakan Perkada atau Perbup protokol kesehatan untuk memutus mata rantai virus corona dengan cara operasi secara intensif ke lapangan."

"Mulai dari teguran lisan, surat teguran secara tertulis, dan denda," tutur Bupati Batang Wihaji kepada Tribunbanyumas.com, Senin (17/8/2020).

Bupati Batang Larang Warga Gelar Karnawal HUT RI, Termasuk di Wilayah Pedesaan

Satu Investor Asal Korea Selatan Dipastikan Mengisi KIT Batang, Tahap Awal Bangun 450 Hektare

Dinkes Batang Sebut Ibu Hamil Rentan Terpapar Covid-19: Tolong Bidan Desa Lebih Intensif Memantau

Belanja Kebutuhan Apapun Kini Cukup Pakai Aplikasi Dotukura, Tahap Awal Ada di Pasar Batang

Wihaji mengatakan, untuk besaran denda adalah maksimal Rp 10 ribu bagi warga yang tidak gunakan masker.

Sementara bagi perusahaan yang tidak patuh protokol kesehatan denda maksimal Rp 50 juta.

Menurutnya, Perkada atau Perbup Batang tersebut penting karena pemerintah serius agar masyarakat tidak menyepelekan protokol kesehatan demi keselamatan bersama.

"Sudah banyak korban masyarakat yang terpapar Covid-19."

"Pemerintah lakukan ini agar pandemi cepat selesai," ujarnya.

Dijelaskannya, Perkada atau Perbup penegahan hukum protokol kesehatan akan dilaksnakan mulai pekan ini.

"Perbup sudah kami tandatangani, operasi bersama Kapolres, Komandan Kodim 0736 Batang, dan Kajari untuk melakukan penegakan hukum," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved