Teror Virus Corona
16 Klaster Masih Aktif Tularkan Virus Corona di Kota Semarang
Beberapa karyawan dari sebuah perusahaan di wilayah Semarang bagian atas terkonfirmasi positif corona, atau masuk kategori klaster perusahaan.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
"Untuk rapid test sudah mencapai 39.604 orang."
"Hasilnya, 1.488 atau 3,75 persen reaktif, dimana itu semua adalah data per 10 Agustus 2020."
"Kemungkinan ada tambahan karena minggu ini data belum masuk," urainya.
Diakuinya, kesadaran masyarakat untuk melakukan skrining atau tes cukup tinggi.
Hanya, yang disayangkan yakni masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan secara disiplin dan bertanggungjawab.
Menurutnya, skrining dan penerapan protokol kesehatan harus berjalan beriringan.
"Dua-duanya harus berjalan."
"Ketika ada saudara atau tetangga yang positif harus memiliki kesadaran tinggi untuk menerapkan protokol kesehatan," imbuhnya.
Senada, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, masyarakat harus waspada terhadap Covid-19, namun di sisi lain juga tidak perlu takut.
Dia meminta, masyarakat menjalankan aktivitas dengan menerapkan SOP kesehatan secara disiplin.
Pasalnya, berdasarkan data dalam website informasi, perkembangan Covid-19 di Kota Semarang sudah tembus angka 5.418 orang.
Dengan rincian 4.032 orang telah dinyatakan sembuh, 542 meninggal dunia, dan 574 masih terkonfirmasi positif corona.
"Perkembangan Covid-19 di Kota Semarang sudsh tembus 5.000 dengan jumlah sembuh sekira 4.000 orang."
"Ini harus waspada karena jumlah yang meninggal semakin banyak."
"Jalankan aktivitas dengan menerapkan SOP kesehatan."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/update-corona-17-agustus-di-kota-semarang.jpg)