Breaking News:

Banjir Terjang Korea Selatan: 13 Orang Tewas dan Air Genangi Jalan di Ibukota Seoul

Hujan lebat berhari-hari di Korea Selatan menyebabkan banjir dan memaksa lebih dari 1.000 orang mengungsi.

Editor: rika irawati
Shutterstock
Ilustrasi hujan 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEOUL - Hujan lebat berhari-hari di Korea Selatan menyebabkan banjir dan memaksa lebih dari 1.000 orang mengungsi. Kejadian ini juga menewaskan sedikitnya 13 orang dan 13 orang lainnya dinyatakan hilang.

Mengutip Reuters, Selasa (4/8), pejabat penanganan bencana mengatakan, kematian dilaporkan akibat tanah longsor dan kendaraan yang tersapu air.

Banjir ini menggenangi lebih dari 5.751 hektare lahan pertanian dan membanjiri bagian jalan raya utama dan jembatan di ibukota Seoul.

Banjir Bandang Terjang Bolsel Sulut, 29 Rumah Hanyut

BNPB Sebut 40 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Luwu Utara

Banjir Rob Masih Terjadi di Pekalongan, Simak Update Jumlah Pengungsi Hari Ini Kamis 11 Juni

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dijadwalkan akan menggelar pertemuan darurat pada Selasa, setelah ia mendesak pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk melakukan upaya semaksimal mungkin untuk mencegah lebih banyak korban jiwa.

Di negara tetangga, Korea Utara, media pemerintah memperingatkan kemungkinan banjir dengan mengatakan bahwa beberapa daerah juga mengalami hujan lebat.

Mengutip sumber-sumber pemerintah Korea Selatan yang tidak dikenal, Yonhap mengatakan, Korea Utara membuka pintu air bendungan perbatasan pada hari Senin tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada tetangganya. (*)

Artikel ini sudah tayang di Kontan.co.id dengan judul Hujan deras dan banjir di Korea Selatan, 1.000 orang mengungsi dan 13 meninggal dunia.

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved