Sabtu, 11 April 2026

Berita Sragen

Terjadi Lagi, Petani di Sragen Tewas Tersengat Listrik Jebakan Tikus

Setelah lima petani meninggal dunia awal 2020, dua pekan ini setidaknya ada dua petani yang meninggal dunia akibat tersengat listrik.

Istimewa
Tim PMI Sragen dan PSC 119 Sragen ketika mengevakuasi petani yang tersengat listrik di area persawahan Dukuh Bulakrejo, Desa Duyungan, Kecamatan Sidoharjo 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SRAGEN - Jebakan listrik untuk tikus di sawah kembali memakan korban.

Setelah lima petani meninggal dunia awal 2020, dua pekan ini setidaknya ada dua petani yang meninggal dunia akibat tersengat listrik.

Paling anyar terjadi Selasa, (28/7/2020) pukul 18.30 WIB di area persawahan Dukuh Bulakrejo, Desa Duyungan, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen.

Korban ialah Prapto Wiyono (66) warga Dukuh Bulakrejo RT 028, Desa Duyungan, Kecamatan Sidoharjo.

Berikut Nama-nama Korban yang Kebakaran di Kota Pekalongan

PT LIB Sudah Verifikasi Stadion Citarum Sebagai Stadion PSIS Semarang, Bagaimana Hasilnya?

Garam Kebumen Disebut Berkualitas Karena Minim Polusi

Sembilan Orang Terjebak di Dalam Ruko yang Terbakar di Pekalongan, Satu Tidak Bisa Diselamatkan

Proses evakuasi dilakukan oleh PMI Sragen dan PSC 119 Sragen dengan protokol kesehatan masa pandemi Covid-19 yakni memakai APD level 3.

"Kami melakukan evakuasi dengan menggunakan armada ambulance Rescue Medic Alfa 02 PMI Sragen."

"Sampai di lokasi tim mengalami kesulitan untuk evakuasi korban."

"Dikarenakan akses jalan menuju ke lokasi yang sempit dan banyak warga menyaksikan,"  terang Wakil Ketua 1 PMI Kabupaten Sragen, Soewarno.

Sementara itu Kassubag Humas Polres Sragen AKP Harno mewakili Kapolres Sragen AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo menyampaikan korban diduga tersetrum rangkaian kawat beraliran listrik.

Rangkaian listrik tersebut digunakan untuk jebakan tikus dengan sumber listrik genset dengan kuat tegangan 220 volt berdaya 3.200 watt.

"Kronologis kejadian berawal saat korban keluar dari rumah untuk pergi ke sawah memasang jebakan tikus menggunakan genset sekira pukul 18.30 WIB."

"Karena ada tamu sang anak Siti Wahyuni mencari korban ke sawah dan menemukan korban dalam keadaan tergeletak di pematang sawah dan sudah meninggal dunia," terang Harno.

Melihat ayahnya sudah tergeletak, Siti berteriak minta tolong dan terdengar oleh petani yang tak jauh dari TKP dan langsung menghampiri Siti.

Petani tersebut  langsung mematikan genset milik korban dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sidoharjo.

Kepolisian mengamankan barang bukti berupa satu buah genset merk General warna biru, seperangkat alat jebakan tikus yang terbuat dari kawat, pathok dan terminal listrik (kabel, stop kontak dan saklar).

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved