Tips dan Trik
Cara-cara Mengamankan Sepeda Motor Agar Terhindar dari Curanmor
Pencurian kendaraan bermotor alias curanmor saat ini marak terjadi di berbagai daerah, terutama di Ibukota.
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Pencurian kendaraan bermotor alias curanmor saat ini marak terjadi di berbagai daerah, terutama di Ibukota.
Memasang perangkat pengaman tambahan cukup banyak dilakukan oleh pemilik sepeda motor.
Tujuannya tentu saja mencegah kendaraan tersebut dicuri.
Namun ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meminimalisir kemungkinan motor dicuri.
• Arti Mimpi Kiamat Ternyata Tidak Seburuk Bayangan Kita
• Perampok Bersenjata Api Beraksi di Toko Emas yang Dekat dengan Kantor Polisi di Blora
• Update Virus Corona Semarang, Kelurahan Tanjungmas Masih Tertinggi
• Jelang Juventus vs Sampdoria, Kesempatan Sarri Mengunci Gelar
Kepala Bengkel Honda Bintang Motor Cinere, Ribut Wahyudi, memberikan beberapa tips kepada Kompas.com:
1. Kunci setang ke kanan
Posisi kunci setang ke kanan dinilai lebih aman meminimalisir pencurian.
Sebab dianggap bisa menyulitkan maling untuk beraksi.
Pengecualian untuk motor sport, posisi setang motor ke kanan membuatnya menjadi sedikit menutup lubang kunci.
Sehingga cukup menyulitkan untuk memasukan kunci T.
Menurut Ribut, posisi setang ke kanan akan membuat maling menghabiskan waktu yang lebih banyak untuk membobol kunci motor.
Berbeda halnya jika posisi setang dikunci ke kiri.
“Posisi tersebut (setang ke kiri), lubang kunci tidak tertutup oleh setang. Sehingga waktu untuk membobol lubang kunci relatif lebih cepat,” ujar Ribut saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (25/7/2020).
2. Cabut Capacitor Discharge Ignition (CDI)
CDI merupakan kepanjangan dari capacitor discharge ignition.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/cara-minimalisir-risiko-curanmor.jpg)