Liga Spanyol

Sergio Ramos Ungkap Cara Zidane Melatih Real Madrid Hingga Kembali Juara

Real Madrid berhasi menjuarai Liga Spanyol setelah kembali menarik pelatih Zinedine Zidane yang sempat mundur.

Editor: Rival Almanaf
(AFP/GABRIEL BOUYS)
Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, dan kapten Sergio Ramos berpose dengan trofi Liga Spanyol setelah laga Real Madrid vs Villarreal di Stadion Alfredo di Stefano pada Kamis (16/7/2020).(AFP/GABRIEL BOUYS) 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SPANYOL - Real Madrid berhasi menjuarai Liga Spanyol setelah kembali menarik pelatih Zinedine Zidane yang sempat mundur.

Bersama Zidan sejak Maret 2019 lalu, Real Madrid sudah meraih dua trofi mayor.

Piala Super Spanyol pada Januari lalu, dan kin Liga Spanyol.

"Manajer terbaik di dunia telah kembali ke klub," tutur presiden Real Madrid, Florentino Perez, saat mengumumkan penunjukkan Zinedine Zidane.

Seorang Pria Diamuk Massa Seusai Mencuri Celana Dalam Mantan Istrinya

Pabrik Tekstil di Sragen Terbakar, Belum Diketahui Jumlah Korban

Gibran Dapat Rekomendasi PDIP Maju Calon Wali Kota Solo, Achmad Purnomo Dipanggil Jokowi ke Istana

Real Madrid Juara La Liga, Lionel Messi Akui Barcelona Lemah dan Tidak Konsisten

Zinedine Zidane mengambil alih kendali Real Madrid yang berantakan.

Ia menggantikan Santiago Solari yang dipecat setelah kurang dari lima bulan menukangi Real Madrid.

Saat Zidane kembali ke Madrid, Real berada di posisi ketiga dan 12 poin di belakang Barcelona.

Sebelum dia datang, Real Madrid didepak dari Liga Champions oleh Ajax Amsterdam dan kalah dua kali beruntun di El Clasico kontra Barca, 0-1 di Liga Spanyol dan kekalahan 1-4 secara agregat di Copa del Rey.

Zinedine Zidane yang membawa Real Madrid ke gelar juara Liga Spanyol 2016-2017 dan pencapaian historis memenangi tiga gelar Liga Champions beruntun sebelumnya mengundurkan diri pada musim panas 2018.

Setelah Zidane pergi, Madrid menunjuk pelatih timnas Spanyol, Julen Lopetegui, sebagai nakhoda pada musim panas 2018.

Namun, ia hanya bertahan empat setengah bulan sebelum pelatih tim Castilla, Santiago Solari, ditunjuk pada November.

Mantan rekan setim Zidane itu pun hanya bertahan kurang dari lima bulan di ruang nakhoda Madrid.

Pada awalnya, Zidane tak bisa berbuat banyak untuk mengubah peruntungan Madrid.

Real Madrid menyelesaikan musim 2018-2019 di peringkat ketiga dengan menelan 12 kekalahan dan hanya meraup 68 poin, terpaut 19 dari Barcelona sang juara.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved