Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Regional

Polisi Dibacok Warga hingga Tewas, setelah Tengahi Perkara di Masyarakat, Diserang saat Naik Motor

Polisi Dibacok Warga hingga Tewas, setelah Tengahi Perkara di Masyarakat, Diserang saat Naik Motor

Tayang:
kompas.com
Ilustrasi pembacokan - Seorang anggota polisi, Ipda Uji Siswanto, meninggal dunia setelah dibacok seorang warga, saat korban tengah dalam perjalanan pulang mengendarai sepeda motor. Polisi tersebut dibacok setelah baru saja selesai menyelesaikan perkara di tengah masyarakat, yang melibatkan pelaku pembacokan. 

Setelah menyelesaikan perkara di tengah masyarakat, seorang polisi yang bertugas di Polsek Utan, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) dibacok oleh warga yang berperkara. Polisi tersebut dibacok saat dalam perjalanan pulang mengendarai sepeda motor.

TRIBUNBANYUMAS.COM - Seorang anggota polisi meninggal dunia setelah dibacok menggunakan senjata tajam, oleh warga yang berperkara, Jumat (10/7/2020).

Adalah Ipda Uji Siswanto, anggota Polsek Utan, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ia diserang warga saat naik motor, hendak pulang ke rumah setelah menengahi perkara yang terjadi di masyarakat.

Purbalingga Belum Siap Terapkan New Normal, Gugus Tugas Covid-19: Penularan Corona Masih Terjadi

Dor! Terduga Teroris di Ngruki Ditembak Densus 88, Berusaha Lari saat Hendak Ditangkap

Kapulaga Tembus Rp 250 ribu Perkilogram, Petani di Banjarnegara Mendulang Untung

Terduga Teroris Asal Sukoharjo Dirawat di RSUP dr Kariadi Semarang Karena Luka Tembak

Siswanto tiba-tiba diserang ketika dirinya tengah mengendarai sepeda motor di Simpang 4 Desa Tengah.

Berawal selesaikan persoalan

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto mengemukakan, Siswanto awalnya menyelesaikan permasalahan sesuai LP/24/VI/2020 tanggal 28 Juni 2020.

Masalah itu melibatkan dua orang yakni Syamsul dan Agus.

Syamsul merupakan warga Desa Tengah, Kecamatan Utan yang kemudian menyerang Ipda Siswanto setelah kasusnya diselesaikan oleh sang polisi.

Setelah menyelesaikan kasus tersebut, Ipda Siswanto pulang.

Ia tak menyangka akan diserang di tengah jalan oleh Syamsul.

Artanto mengemukakan, Syamsul menyerang dengan menggunakan senjata tajam.

Saat sang polisi dalam perjalanan pulang, tiba-tiba Syamsul mengayunkan senjatanya ke Ipda Siswanto.

Ketika penyerangan terjadi, Siswanto masih berada di atas sepeda motornya.

"Korban diserang dalam posisi mengendarai sepeda motor."

"Pelaku menggunakan sajam mengenai beberapa bagian di tubuh korban," tutur Artanto, Sabtu (11/7/2020).

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved