Breaking News:

Berita Regional

Kisah Holdi, TKI yang Hilang di Hutan Kalimantan Karena Nekat Mudik Jalan Kaki

Satu dari empat TKI di Malaysia yang tersesat di hutan Kalimantan berhasil ditemukan warga.

Editor: Rival Almanaf
Kompas.com
Ilustrasi hutan Kalimantan di negara bagian Sabah, Malaysia.(K. Yoganand) 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Satu dari empat TKI di Malaysia yang tersesat di hutan Kalimantan berhasil ditemukan warga.

Dia yang ditemukan adalah Holdi, yang kemudian menceritakan kisahnya saat menyusuri hutan perbatasan Kalimantan dan Malaysia.

Ia dan teman-temannya nekat mudik jalan kaki melalui hutan karena terjebak lockdown sejak April lalu.

Gol dan Asist Ronaldo Benamkan Lecce 4-0, Juventus Kokoh di Puncak Serie A

Konflik PSSI-Shin Tae Yong Reda, Timnas Tetap Dilatih Pria Korea Selatan

Penderita Covid-19 di Jateng Tembus Tiga Ribu Orang, Ganjar Ungkapkan Penyebabnya

Kronologi Terjadinya Kebakaran di Warung Makan Selebritis Tambakaji Semarang

Sebanyak tiga orang pekerja migran Indonesia (PMI) bernama Safari, Juli Hartono dan Junaidi, dikabarkan tersesat dan hilang di hutan Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, sejak Kamis (9/4/2020).

Ketiga orang asal Kabupaten Sambas ini, awalnya bersama dengan tiga orang lain bernama Rifki, Holdi, dan Thamrin, berencana kembali ke kampung halaman dengan menjelajah hutan perbatasan Malaysia-Indonesia di Kabupaten Kapuas Hulu.

Di perjalanan, kelompok ini terpisah menjadi dua.

Kelompok pertama, terdiri dari Rifki dan Thamrin yang memutuskan kembali ke Kota Kapit, Malaysia, karena kehabisan makanan.

Sementara kelompok kedua, Holdi, Safari, Juli Hartono dan Junaidi tetap melanjutkan perjalanan.

Pada bulan Mei 2020, satu di antara mereka, Holdi, ditemukan sendirian oleh warga setempat yang sedang mencari ikan di sungai.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sambas, Yudi mengatakan, berdasarkan keterangan Holdi, mereka berpisah saat hendak menyeberangi sungai.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved