Wakapolres Karanganyar Diserang
Widodo, Pelaku Penyerangan Wakapolres Karanganyar Terlibat Bom Thamrin dan Kelompok Ciamis
Widodo, Pelaku Penyerangan Wakapolres Karanganyar Terlibat Bom Thamrin dan kelompok Ciamis
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: yayan isro roziki
Didit menuturkan, Widodo dikenal sebagai sosok yang pendiam dan agar tertutup dengan tetangganya.
Tidak banyak tetangga yang akrab dengan Widodo.
"Yang sering berbincang dengan Widodo ya saya, karena memang rumahnya dekat."
"Kalau sama orang lain, kalau enggak ditanya ya diam," katanya.
Serang Wakapolres pakai celurit
Diketahui, Wakapolres Karanganyar, Kompol Busroni, diserang pria bersenjata celurit, saat berada di Jalur Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Kandang Desa Gondosuli Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Minggu (21/6), sekira pukul 10.45.
Beruntung, Kompol Busroni tak menderita luka serius. Ia berhasil menangkis serangan pria bercelurit itu menggunakan tongkat.
Sementara pelaku, tewas kehabisan darah setelah ditembak oleh anggota kepolisian.
Aksi penyerangan itu terjadi bertepatan dengan acara Susur Gunung dalam rangkaian peringatan HUT ke-74 Bhayangkara, sekaligus persiapan membuka jalur pendakian Gunung Lawu.
Selain Wakapolres, sopir Wakapolres, Bripda Arif Hariyono serta relawan Jarot Broto Sarwono juga menjadi korban dalam peristiwa itu.
Mereka mengalami luka pada bagian punggung dan tangan.
Wakapolres Karanganyar, Kompol Busroni menyampaikan, penyerangan secara tiba-tiba itu terjadi saat dirinya duduk di musala dekat basecamp Cemoro Kandang.
Dia sedang memindahkan barang dari tas carrier atau gunung ke tas kecil.
"Saya tangkis serangannya dengan tongkat, terkena (celurit) bagian tangan. Alhamdulillah, baik-baik saja," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Minggu (21/6).
Kompol Busroni menjalani rawat jalan lantaran mengalami luka pada bagian tangannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/karyono-widodo-pelaku-penyerangan-wakapolres-karanganyar_1.jpg)