Breaking News:

Wakapolres Karanganyar Diserang

Densus 88 Turun Tangan, Kasus Penyerangan Wakapolres Karanganyar: Kita Uji DNA, Ada Titik Terang

Densus 88 Turun Tangan, Kasus Penyerangan Wakapolres Karanganyar: Kita Lakukan Uji DNA Pelaku

Editor: yayan isro roziki
Tribunjateng.com/Agus Iswadi
Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi (tengah) didampingi Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi, setelah menjenguk Wakapolres Karanganyar dan orang lain, yang menjadi korban penyerangan orang tak dikenal (OTK) saat berada di sekitar basecamp Cemoro Kandang, lereng Gunung Lawu. 

"Kami lakukan uji DNA guna mengungkap identitas pelaku penyerangan terhadap Wakapolres Karanganyar, Kompol Busroni. Sudah ada titik terang tapi masih perlu pencocokan data. Saat ini (jenazah) sudah di Rumah Sakit Bayangkara untuk diautopsi."

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Wakapolres Karanganyar, Kompol Busroni, diserang orang tak dikenal (OTK) bersenjata celurit, saat berada di Jalur Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Kandang Desa Gondosuli Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Minggu (21/6), sekira pukul 10.45.

Guna menuntaskan perkara ini, Densus 88 Anti-teror Mabes Polri turun tangan.

Hal ini disampaikan Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi.

Ia mengatakan saat ini tim gabungan terdiri dari Densus 88 Anti-teror Mabes Polri, Polda Jateng dan Satreskrim Polres, sedang melakukan penyelidikan.

Wakapolres Karanganyar Diserang Pria Bercelurit di Lawu, Pelaku Tewas Ditembak Polisi

Cara Mudah Cek Kepesertaan Bansos Covid-19 Melalui Aplikasi, Simak Petunjuk Berikut Ini

Beralaskan Sarung, Sepasang Remaja Mesum di Tengah Hutan saat Siang Bolong, Aksinya Direkam Warga

Viral Pria Berpayung Biru Terobos Masuk Markas Brimob Sultra, Sambil Bertakbir: Tembak Saya!

"Kami lakukan uji DNA guna mengungkap identitas pelaku penyerangan terhadap Wakapolres Karanganyar, Kompol Busroni," katanya, Senin (22/6/2020).

Dia menyampaikan, sudah ada delapan saksi yang telah dimintai keterangan pasca aksi penyerangan itu.

Lanjutnya, anggota kepolisian berhasil mengamankan barang bukti berupa pakaian pelaku, senjata tajam, dan sejumlah dokumen.

"Sudah ada titik terang tapi masih perlu pencocokan data. Saat ini (jenazah) sudah di Rumah Sakit Bayangkara untuk diautopsi."

"Visum sudah dilakukan kemarin (RSUD Karanganyar)," katanya.

Terkait kondisi para korban, AKBP Leganek Mawardi mengungkapkan, para korban sudah diperbolehkan pulang dari RSUD Karanganyar kemarin sore.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved