Berita Kecelakaan

Berteduh Melepas Lelah, Penebang Pohon Tewas Tersambar Petir di Banjarnegara

Minggu (21/6/2020) sekira pukul 14.00, ada enam buruh sedang beristirahat di bawah pepohonan, tak jauh dari pohon yang mereka tebang.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
DOKUMENTASI WARGA
Dua penebang pohon menjalani perawatan akibat terluka seusai sambaran petir di Desa Slatri, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara di di Puskesmas setempat, Minggu (21/6/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Langit Desa Slatri, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, Minggu (21/6/2020) siang biasa saja, masih terang.

Sejumlah petani pun masih beraktivitas di lahan.

Begitupun sekelompok buruh yang masih bekerja menebang pohon di kebun desa setempat.

Sekira pukul 14.00, ada enam buruh sedang beristirahat di bawah pepohonan, tak jauh dari pohon yang mereka tebang.

New Normal Banyumas, Atlet Wajib Kirim Surat Izin Khusus Gunakan GOR Satria Purwokerto

Menengok Kisah Toko Sepeda Tertua di Kota Tegal, Sudah Empat Generasi Sejak 1920

Selamat, Banyumas Juara I Lomba Inovasi Penataan Pasar Tradisional Tingkat Nasional

Banjarnegara Punya Kapolres Baru, AKBP IGA Dwi Perbawa Nugraha Jabat Wakapolres Semarang

Langit desa saat itu masih cukup cerah.

Hanya di wilayah lebih atas, seperti di Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara yang terlihat mendung menggantung.

Tetapi petir tak mesti menyertai hujan.

Di siang bolong itu, halilintar bergelegar keras.

Nahas bagi sekelompok buruh yang sedang rehat di sela bekerja.

Tanpa disadari, entah dari arah mana datangnya, petir tiba-tiba menyambar mereka.

"Itu pas di Desa Slatri terang. Cuma di Karangkobar mendung," kata Galuh Ayu Nurjanah, Sekretaris Desa Slatri, Kecamatan Karangkobar, Senin (22/6/2020).

Nahas, mereka tidak kuasa lari dari musibah itu.

Satu di antara mereka, Miftaful Rifangi (18), warga Rt 02 Rw 04 Dusun Tlagalele, Desa Slatri bahkan bahkan harus meregang nyawa seusai tubuhnya tersambar petir.

Jenazahnya telah dimakamkan hari itu juga di dusun setempat.

Adapun dua warga lainnya, Hadiman (30) dan Nur Kholis (23) warga Rt 01 Rw 04 Dusun Tlaga Lele, Desa Slatri menderita luka hingga dilarikan ke Puskesmas setempat.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved