Berita Banjarnegara

Pemkab Banjarnegara Waspadai Gangguan Terkait BLT Dana Desa, Begini Caranya

Bantuan sosial ternyata tidak hanya berimbas positif terhadap masyarakat, tetapi juga berisiko menimbulkan konflik dan gangguan keamanan.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
PEMKAB BANJARNEGARA
Rapat Koordinasi Tim Kewaspadaan Dini Daerah (WASDINDA) di Sasana Bhakti Praja Setda Kabupaten Banjarnegara, Rabu (18/6/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Di tengah pandemi Covid-19 saat ini, potensi kerawanan keamanan menjadi perhatian Pemkab Banjarnegara.

Bantuan sosial ternyata tidak hanya berimbas positif terhadap masyarakat, tetapi juga berisiko menimbulkan konflik dan gangguan keamanan.

Wakil Bupati Banjarnegara, Syamsudin menyampaikan, ada beberapa kejadian yang menimbulkan gangguan keamanan di Kabupaten Banjarnegara.

Kisah Pasutri Pasien Covid-19 di Banjarnegara, NT Ngotot Minta Diisolasi Lagi Demi Temani Istri

21 Juni Gerhana Matahari Sebagian, Ini Wilayah di Jawa Tengah yang Bisa Melihatnya

AKBP Fahmi Arifianto Jabat Kapolres Banjarnegara

Empat Hari Hilang di Pantai Pasir Kebumen, Pemancing Asal Magelang Ditemukan di Perairan Cilacap

Terdapat usaha pencurian di sebuah kantor desa terkait Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa.

Ada juga kasus pengrusakan sebuah kantor desa karena ada yang merasa tidak mendapatkan bantuan, serta permasalahan terkait pengelolaan keuangan desa.

"Melihat kondisi tersebut, kami berharap agar pihak-pihak terkait bisa melakukan antisipasi sejak dini."

"Tujuannya agar kondusivitas di Kabupaten Banjaregara tetap terjaga," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (18/6/2020).

Wabup Banjarnegara itu juga mengharapkan peran serta Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Kepala Desa dalam memberikan edukasi dan informasi yang benar kepada masyarakat.

Sehingga tidak terjadi kesalahpahaman yang dapat memicu rasa ketidakpuasan masyarakat.

"ASN merupakan sosok yang menjadi panutan."

"Totalitas untuk memberikan teladan pada masyarakat luas," tuturnya.

Kepala Kantor Kesbangpolinmas Kabupaten Banjarnegara, Sila Satriana mengatakan, selain waspada penyebaran Covid-19, potensi konflik dan gangguan keamanan juga perlu.

Pasalnya, dampak pandemi virus corona ini juga menyasar bidang sosial dan ekonomi warga.

Karenanya, untuk deteksi dan pencegahan dini gangguan itu, pihaknya meminta warga untuk melapor pada pihak terkait jika muncul permasalahan di lapangan.

"Agar permasalahan yang muncul tidak menjadi konflik yang mengganggu keamanan masyarakat," katanya. (Khoirul Muzakki)

Pemuda Kober Ciptakan Mobil Listrik, Proposal Sempat Dicuekin Pemkab Banyumas, Begini Kisahnya

Pria Warga Somagede Banyumas Datang Sendiri ke Rumah Sakit, Hasil Swab Ternyata Positif Covid-19

Korban Ditemukan Syok, 3 Hari Dipaksa Layani Pelaku, Siswi SMP di Banyumas Ini 14 Kali Disetubuhi

19 Warga Blado Batang Keracunan, Seusai Santap Ikan Tongkol Program BPNT, Ini Penjelasan Dinkes

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved