Jumat, 8 Mei 2026

Berita Kriminal

Pergoki Remaja Mesum, Pria Ini Ngaku Ketua RT Lalu Perkosa si Gadis dan Mengikat si Lelaki

Pergoki perbuatan mesum sepasang remaja, seorang pria justru mengikat si laki-laki dan memperkosa yang perempuan.

Tayang:
Editor: Rival Almanaf
Tribun Medan
Ilustrasi pencabulan 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Pergoki perbuatan mesum sepasang remaja, seorang pria justru mengikat si laki-laki dan memperkosa yang perempuan.

Aksi bejat itu dilakukan seorang pria yang berinisial TN, warga Singkawang Kalimantan Barat.

Tidak puas sampai di situ ia kemudian membawa remaja putri untuk diperkosa lagi di lain tempat.

Remaja putri hanya bisa pasrah karena TN mengaku sebagai ketua RT tempat dimana dua remaja ditemukan sedang mesum.

TN mengancam jika keinginannya tidak dituruti akan melaporkan perbuatan dua remaja itu ke warga.

Sebelum Gantung Diri Seorang Ayah Tulis Surat, Kalau Aku Mati Utangku Lunas

Asal Usul Geprek Bensu Versi Jordi Onsu, Hingga Tawaran Damai ke Benny Sujono

Bukan Dikontrak, Wonderkid Malaysia Diduga Dititipkan ke Klub Eropa untuk Kepentingan Politik

Seminggu Tambah 4 Positif Covid-19, Berikut Update Virus Corona Minggu 14 Juni di Kabupaten Tegal

Usai puas melampiaskan nafsunya, TN kemudian meninggalkan remaja putri di tepi jalan.

Gadis itu kemudian memberanikan diri melapor ke polisi atas peristiwa yang dialami.

Sayangnya TN sempat kabur, hingga berhasil ditangkap satu tahun kemudian.

Saat gelar kasus di Mapolres Singkawang, TN mengatakan, kasus pemerkosaan yang dilakukannya itu bermula saat dirinya memergoki korban sedang berbuat mesum dengan pacarnya di sekitar sekolah.

"Saya keluar dari semak, saya hidupkan senter, saya tanya mereka sedang apa, karena kaget si perempuan langsung dorong si laki-laki sampai terjatuh kena saya juga," katanya dilansir dari Tribunnews.com, Senin (8/6/2020).

Mengetahui korban terkejut, ia kemudian mengambil kunci sepeda motor korban.

Setelah itu, bukannya disuruh pulang, oleh TN pasangan remaja tersebut justru diminta untuk kembali melakukan hubungan badan.

Korban saat itu hanya bisa pasrah dan menuruti permintaan pelaku.

Pasalnya, pelaku saat itu mengaku sebagai seorang ketua RT di daerah tersebut dan sempat mengancam akan memanggil warga lainnya jika permintaannya tersebut tidak dituruti.

"Saya suruh mereka lanjut, saya ngaku RT di situ."

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved