Berita Kebumen

Pulang Kampung dari Tangerang, Pemuda Ini Justru Edarkan 'Pil Koplo' di Kebumen

Pulang Kampung dari Tangerang, Pemuda Ini Justru Edarkan 'Pil Koplo' di Kebumen

Penulis: khoirul muzaki | Editor: yayan isro roziki
Istimewa
Kapolres Kebumen, AKBP Rudy Cahya Kurniawan, rilis ungkap kasus pengedaran obat terlarang. 

"Dari hasil penangkapan itu, kita amankan 9 paket pil koplo jenis hexymer. Tiap paket terdiri 10 butir. Hexymer itu dibawa tersangka saat pulang kampung, dari Tangerang."

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Mudik dari Tangerang, beberapa waktu lalu, seorang pemuda berinisial YG (26), warga Desa Bonosari, Kecamatan Sempor, ditangkap jajaran Polres Kebumen.

Musababnya, saat pulang kampung itu, YG tutur serta membawa obat keras berbahaya: hexymer, secara ilegal.

Tak hanya itu, YG juga mengedarkan 'pil haram' tersebut kepada warga di Kebumen.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengatakan, tersangka ditangkap pada Rabu (29/4) sekira pukul 13.00 WIB oleh Sat Resnarkoba Polres Kebumen.

"Dari hasil penangkapan itu, kita amankan 9 paket pil hexymer. Tiap paket terdiri 10 butir," jelas AKBP Rudy, Sabtu (9/4).

Kepada penyidik, tersangka mengaku sebelumnya memilik 20 paket pil hexymer dan sebagian telah dijual kepada temannya serta dikonsumsi pribadi.

Polisi Sita Uang Rp10 Juta dari Aksi Balap Liar di Purbalingga, Kapolres: 23 Remaja Diamankan

YouTuber Ferdian Paleka Jadi Sasaran Bully di Penjara, Digunduli Ditelanjangi Masuk Tong Sampah

Bayi 6 Minggu Meninggal Dunia setelah Terinfeksi Virus Corona, Diyakini Jadi yang Termuda

Jenazah ABK Indoneisa Dibuang ke Laut, Keluarga: Usut Tuntas, Tak Ada Persetujuan dari Kami

Untuk satu paketnya, ia membeli seharga Rp10 ribu. Selanjutnya ia menjual lagi seharga Rp40 untuk tiap paketnya.

Akibat perbuatannya itu, akhirnya polisi memberikan paket menginap gratis di hotel prodeo Rutan Polres Kebumen.

Tersangka dijerat Pasal 196 Jo. Pasal 98 Ayat (2) UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan ancaman penjara paling lama 10 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 1 miliar.

Di tengah masyarakat, pil hexymer juga dikenal dengan sebutan pil dewa atau pil anjing.

Hexymer merupakan alternatif narkoba jenis sabu yang harganya jauh lebih mahal.

Pil itu merupakan obat keras jenis G. Untuk mendapatkannya, harus dengan resep dokter dan harus dibeli di apotek.

Pil Hexymer adalah obat yang mengandung Trihexyphenidyl (Trihex).

Obat ini biasa digunakan untuk menangani pasien parkinson dan sakit jiwa. (*)

Cara Mudah Cek Kepesertaan Bansos Covid-19 Melalui Aplikasi, Simak Petunjuk Berikut Ini

YouTuber Ferdian Paleka Jadi Sasaran Bully di Penjara, Polisi: Kini Ruang Tahanan Kami Pisahkan

UPDATE Virus Corona Indonesia: Pasien Sembuh Tambah 113 Orang, Total 13.645 Kasus Positif Covid-19

Romo Budi Lantunkan Indonesia Pusaka dalam E-Konser Amal Tribun Jateng Indonesia Kuat

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved