Rabu, 22 April 2026

Keuangan dan Bisnis

Data Tokopedia Bocor, 91 Juta Akun Pengguna dan 7 Juta Merchant

Data Tokopedia Bocor, 91 Juta Akun Pengguna dan 7 Juta Merchant. hal itu ramai diungkapkan di twitter

Kompas.com
Tokopedia(Dok. Tokopedia) - Data pribadi 91 juta akun pengguna Tokopedia dikabarkan bocor. Tak hanya itu, selaiin puluhan juta akun, kebocoran juga terjadi terhadap data 7 merchant situs belanja online tersebut. 

"Seluruh transaksi dengan semua metode pembayaran, termasuk informasi kartu debit, kartu kredit, dan Ovo di Tokopedia tetap terjaga keamanannya," lanjut Nuraini.

Sebelumnya, Tokopedia mengonfirmasi bahwa memang ada upaya pencurian data milik pengguna.

Meski begitu, Tokopedia mengklaim bahwa informasi penting milik pengguna, seperti password, tetap aman dan terlindungi dengan enkripsi.

"Berkaitan dengan isu yang beredar, kami menemukan adanya upaya pencurian data terhadap pengguna Tokopedia," kata Nuraini Razak.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah berkoordinasi dengan Tokopedia terkait kasus kebocoran data 91 juta pengguna.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel Abrijani Pangarepan, mengatakan sudah menyurati Tokopedia soal hal ini.

Semuel menuturkan, kasus ini kini ditangani menggunakan UU ITE dan PP Nomor 71 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik.

Kendati demikian ia tidak menjelaskan secara rinci mengenai proses penanganan kasus tersebut dan pasal berapa yang dikenakan.

Sebagai informasi, dalam pasal 14 ayat 1 PP Nomor 71 Tahun 2019 menyatakan bahwa Penyelenggara Sistem Elektronik wajib melaksanakan prinsip pelindungan Data Pribadi dalam melakukan pemrosesan Data Pribadi.

Selain itu ada pula pasal 15 ayat 1 yang menyatakan bahwa setiap Penyelenggara Sistem Elektronik wajib menghapus Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang tidak relevan yang berada di bawah kendalinya atas permintaan orang yang bersangkutan.

Sedangkan pasal 15 ayat 2 menyatakan bahwa kewajiban penghapusan Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang tidak relevan sebagaimana dimaksud, terdiri dari penghapusan (right to erasure), dan pengeluaran dari daftar mesin pencari (right to delisting).

Semuel pun mengatakan bahwa Kominfo telah meminta Tokopedia untuk melakukan beberapa langkah.

Pertama, Tokopedia harus memberitahu pemilik akun yang kemungkinan data pribadinya terekspos.

Kominfo juga meminta Tokopedia untuk melakukan pengamanan sistem akibat kasus kebocoran data ini.

Semuel mengatakan, sejauh ini Tokopedia melaporkan bahwa telah melakukan perintah-perintah tersebut.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved