Breaking News:

Wabah Virus Corona

Memegangi Wajah Jadi Salah Satu Media Penyebaran Virus Corona, Simak Tips Mencegahnya

Memegang wajah disebut peneliti sebagai salah satu penularan virus corona. Berikut ada beberapa tips mencegah kita memegang wajah.

Editor: Rival Almanaf
Daily Mail
Ilustrasi Wajah 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Memegang wajah disebut peneliti sebagai salah satu penularan virus corona. Berikut ada beberapa tips mencegah kita memegang wajah.

Virus corona atau Covid-19 dapat masuk ke dalam tubuh, melalui tiga "gerbang utama", yaitu hidung, mulut, dan juga mata.

Itulah sebabnya, para peneliti menyarankan untuk mengurangi kebiasaan memegang wajah.

Masalahnya, manusia cenderung memegang wajahnya sebanyak 16 kali dalam satu jam.

Lebih parahnya lagi, kita sering tidak menyadarinya.

Maka dari itu, supaya kita tidak menjadi korban virus corona selanjutnya, kenali berbagai cara menghilangkan kebiasaan memegang wajah ini.

Sebelum mengetahui cara menghilangkan kebiasaan memegang wajah, ada baiknya kita memahami dulu mekanisme penularan virus corona antarmanusia.

Menghirup tetesan cairan (droplet) tubuh penderita

Misalnya, ada penderita virus corona yang bersin di dekat Anda.

Kisah Sumari Kepala Ruang Isolasi Corona yang Sempat Diminta Keluarganya Pindah, Ini Tugas Negara

Hampir Semua Kelurahan di DKI Jakarta Memiliki Pasien yang Terinfeksi Virus Corona, Simak Daftarnya

Bukan Corona, Hantavirus Jadi Pembunuh Baru di China, Simak Bagaimana Penyebarannya

Simak Jadwal Acara TV Rabu 25 Maret 2020 di Stasiun Trans TV, SCTV, RCTI, GTV, Indosiar dan ANTV.

Kemudian, tetesan cairan (droplet) dari tubuh penderita terhirup oleh hidung.

Maka virus corona bisa langsung menular.

Memegang wajah dengan tangan yang sudah terkontaminasi

Saat sudah menempel di berbagai benda dan permukaan yang terkontaminasi, droplet bisa bertahan untuk jangka waktu yang berbeda-beda.

Ketika Anda menyentuh permukaan atau benda ini secara tak sengaja, kemudian langsung menggunakan tangan untuk menyentuh wajah, maka virus corona bisa berpindah.

Mungkin, cara mencegah virus corona saat dekat dengan penderitanya, dapat dilakukan dengan menggunakan masker saat bepergian.

Namun, untuk mencegah penularan virus corona yang sudah menempel di permukaan kulit atau benda, satu-satunya cara yang efektif adalah tidak menyentuh wajah.

Jadi tidak heran kalau banyak dokter dan peneliti yang meminta kita untuk menghilangkan kebiasaan memegang wajah.

Menurut psikolog, bukan hal yang mustahil bagi kita untuk menghentikan kebiasaan memegang wajah.

Berikut ini adalah cara-cara menghilangkan kebiasaan memegang wajah, yang mungkin bisa menyelamatkan kita dari virus corona.

1. Berhati-hati dengan “niat” di dalam kepala

Terkadang, memegang wajah adalah kebiasaan yang dilakukan tanpa sadar.

Seorang psikolog dari Northwestern Medicine Huntley Hospital, Amerika Serikat, meminta orang-orang lebih berhati-hati lagi dengan tindakan memegang wajah, yang sering timbul sebagai gerakan refleks tanpa disadari.

Jika sudah sadar dan berhati-hati terhadap niat memegang wajah yang muncul secara tiba-tiba itu, maka akan ada kesempatan bagi Anda untuk mengurungkan niat tersebut.

2. Membuat kertas pengingat

Tempelkan kertas-kertas pengingat di segala penjuru ruangan rumah atau kantor.

Dengan begitu, Anda akan selalu ingat untuk tidak menyentuh wajah.

3. Menyibukkan tangan

Buatlah tangan lebih sibuk dari biasanya.

Misalnya, saat sedang menonton televisi, jangan biarkan tangan menganggur begitu saja.

Di saat mata tertuju dengan televisi, sibukkan tangan dengan aktivitas lain seperti melipat baju, atau sekadar memegang sesuatu dengan tangan.

4. Mengetahui pemicu tangan menyentuh wajah

Orang-orang menyentuh wajah mereka tentu dengan alasan yang berbeda-beda, mungkin wajahnya terasa gatal, atau ingin menghilangkan minyak yang “menyelimuti” wajahnya.

Tentu saja, ada alasan di balik tangan menyentuh wajah.

Harapannya, dengan mengetahui berbagai macam alasan dan pemicu itu, Anda bisa menghilangkan kebiasaan menyentuh wajah.

5. Menggunakan pembersih tangan beraroma

Ternyata, menggunakan pembersih tangan yang memiliki aroma sedap, bisa mencegah Anda untuk menyentuh wajah dengan tangan.

Sebab, di saat wangi pembersih tangan itu sudah mendekat ke hidung,

Anda akan sadar bahwa sebentar lagi tangan akan “sampai” ke wajah.

Dengan begitu, Anda bisa mengurungkan niat dan mengembalikan tangan ke posisi semula. Baca juga: Antisipasi Corona, Kurangi Menyentuh Wajah

6. Mengikat jari

Memang cara yang satu ini agak sedikit ekstrem, tapi demi mencegah tertularnya virus corona, mengapa tidak?

Mengikat jari tangan, dan memposisikannya di bawah meja, adalah cara menghilangkan kebiasaan menyentuh wajah.

Ini menjadi sebuah pengingat bahwa Anda sedang dalam masa tidak boleh menyentuh wajah.

Sempat Terkatung-katung Karena Ditolak, Kini PDP Corona Sudah Dirawat di RS Rujukan Purbalingga

Video Sohibul Hajat Legawa Penuhi Imbauan Muspika Kesugihan Cilacap Hentikan Acara

Enam Peserta Itjima Ulama Dunia Tiba di Purbalingga, Diminta Isolasi Mandiri Selama 14 Hari

Olimpiade 2020 Resmi Ditunda Buntut Pandemi Global Virus Corona, Begini Reaksi Para Atlet

7. Gunakan sarung tangan

Terkadang, menyentuh wajah adalah kebiasaan yang tidak bisa dipungkiri.

Walau tekad untuk tidak menyentuh wajah sudah bulat, tapi terkadang masih saja dilakukan.

Maka dari itu, menggunakan sarung tangan yang bersih, bisa menjadi solusi selanjutnya.

Sarung tangan ini digunakan sebagai pengingat bahwa Anda sedang tidak boleh menyentuh wajah.

Selain itu, sarung tangan sebaiknya dipakai saat sedang bepergian ke luar rumah.

Ketika sudah sampai ke tempat tujuan, maka lepaslah sarung tangan itu, dan cucilah dengan air bersih dan sabun.

Sebab, bisa saja sarung tangan itu sudah terkontaminasi dengan permukaan atau benda yang terjangkit virus corona.

Jangan sepelekan upaya pencegahan, sekecil apapun itu.

Sebab, hal-hal di atas bisa menyelamatkan Anda dari virus corona yang siap masuk ke dalam tubuh kapan saja. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "7 Cara Menghilangkan Kebiasaan Pegang Wajah untuk Cegah Virus Corona", 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved