Breaking News:

Berita Semarang

Kapal Pesiar MV Columbus Bisa Bersandar di Semarang 1044 Wisman Asing Akan Datang ke Kota-kota Ini

Kapal pesiar MV Columbus telah menurunkan 1.044 wisatawan mancanegara saat berlabuh ke dermaga pelabuhan Tanjung Emas Semarang pada Jumat (13/3/2020).

Editor: Rival Almanaf
TribunJateng.com/Hermawan Handaka
Pekerja melakukan pengecekan bodi kapal dan pengecatan Kapal Pesiar berbendera Bahama yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah, Jumat (9/3/2018). Selain bersandar Kapal Pesiar tersebut juga mengantar para wisatawan yang berkunjung sejumlah tempat wisata di Jawa Tengah dan Kota Semarang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Kapal pesiar MV Columbus telah menurunkan 1.044 wisatawan mancanegara saat berlabuh ke dermaga pelabuhan Tanjung Emas Semarang pada Jumat (13/3/2020).

Setibanya di dermaga, ribuan turis asing itu harus melewati pemeriksaan dengan alat thermal scanner yang dipasang di lorong pintu keluar.

Alat tersebut berfungsi mengecek suhu tubuh dari para penumpang yang melintas.

Sebagian besar wisatawan itu merupakan turis asing yang berasal dari Kanada, Amerika, Inggris, Jerman, Belanda dan Australia.

Mereka hendak berkunjung ke destinasi wisata di Jawa Tengah seperti Borobudur, Semarang City Tour, Ambarawa dan Mesastila Resort.

Simak Lowongan Kerja untuk Lulusan SMK Muali Dari Kasir, Teknisi Industri, Hingga Asisten Supervisor

Viral Status Facebook Meramalkan Virus Corona di Indonesia Pada Tahun 2016, Polisi Periksa Pemosting

Sudah Terlanjur Sewa Hotel, PSCS Merasa Dirugika Jika Liga 2 Lawan Persis Ditunda Karena KLB Corona

Mengintip Sahabat Tenggang Semarang, Tak Sekadar Kuliah, Raeda Belajar Banyak Hal Bersama Anak

Kapal pesiar tersebut bertolak dari Darwin, Australia lalu singgah di Lombok, Teluk Benoa, kemudian menuju Semarang, selanjutnya rencana akan ke Jakarta.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, kapal pesiar MV Columbus tersebut diperbolehkan turun ke pelabuhan karena sudah dilakukan pemeriksaan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan dinyatakan clear.

"KKP sudah ngecek penumpang satu persatu termasuk ABK (anak buah kapal) maka kalau mereka semuanya sehat dan clear ya boleh turun," kata Ganjar, saat konferensi pers di Puri Gedeh Semarang, Jumat (13/3/2020).

Ganjar menuturkan, sebelum kapal pesiar itu berlabuh ke pelabuhan Tanjung Emas, selama perjalanan sudah dilakukan komunikasi dengan pihak tur travel dan kapal pesiar.

"Waktu kapal pesiar jalan kan sudah lama. Jadi, kami sudah komunikasi kalau yang pariwisata dengan penyelenggara tour guide-nya apakah selama perjalanan ada masalah atau tidak," kata dia.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved