Berita Semarang
Update Kecelakaan Bocah PAUD Tewas Terlindas Truk, Saksi: Maaf Saya Tidak Tega Menceritakannya
bocah berusia 3 tahun, warga Perum Leyangan, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang tewas setelah terlindas truk trailer.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: deni setiawan
"Setiap tahun ada saja kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan orang tewas."
"Namun kali ini saya tidak tega karena korban masih terhitung sangat belia, usia tiga tahun," terangnya.
Truk trailer yang menabrak bocah PAUD sudah dievakuasi pada sekira pukul 09.00.
Di lokasi kejadian tampak garis putih sebagai tanda polisi telah olah TKP.
Pada saat enam motor sudah berhenti Serka Royani dari jarak 50 meter melihat truk trailer berjalan pelan sekira 10 kilometer perjam dari arah selatan.
• Bayi Kembar Tiga, Diketahui Eva Saat Usia Kandungan Lima Bulan, Joned Beri Nama Ketiga Anaknya Ini
• Tiga Desa di Kecamatan Jeruklegi Bakal Dilintasi Tol Pejagan-Cilacap, Exit Tol di Sumingkir
• Kecelakaan Hari Ini, Truk Kontainer Ngeblong di Semarang, Hantam Enam Motor, Satu Meninggal
• Saya Dengar Suara Gemuruh, Teras Rumah Dipenuhi Bongkahan Tanah Padas, Parimun Luka Patah Kaki
Berteriak memberi isyarat dengan menggunakan bendera agar truk tersebut berhenti.
Namun karena rem blong, truk tetap melaju dan menabrak motornya yang ada di depannya.
"Sopir tidak menggubris peringatan saya, dia mengendarai truk sendirian tanpa kernet,"
"Saya sudah mengibarkan bendera agar truk berhenti, namun tetap saja menyeruduk kendaraan di depannya," ujarnya Serka Royani.
Satu meninggal, dua korban luka-luka dirawat di Polma Kodam IV Diponegoro.
Sedangan dua luka-luka lainnya dibawa ke RS Hermina Banyumanik Semarang.
Dalam kondisi rusak berat akibat terlindas truk bagian depan sebelah kiri.
Sopir truk bernama Ratin Pubalingga (42) warga Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara.
Sementara tetangga korban, Indra menuturkan, korban saat itu hendak diantarkan ibunya ke sebuah PAUD di Kota Semarang.
"Adeknya mau berangkat sekolah sama ibunya, dia masih sekolah PAUD," terang Indra.