Breaking News:

Berita Cilacap

Tol Gedebage - Cilacap Masuk Proses Tender Investasi, Camat Jeruklegi: Waspada Calo Tanah

Tol Gedebage - Cilacap Masuk Proses Tender Investasi, Camat Jeruklegi: Waspada Calo Tanah

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: yayan isro roziki
Tribunnews.com/Irwan Rismawan
Ilustrasi pembangunan jalan tol. 

Tol Gedebage - Cilacap Masuk Proses Tender Investasi, Camat Jeruklegi: Waspada Calo Tanah. Juga Warga Nantinya Bisa Berjualan di Rest Area untuk Mendongkrak Perekonomian Masyarakat Setempat.

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP- Desa Sumingkir, Kecamatan Jeruklegi, hampir dipastikan menjadi lokasi exit tol Gedebage - Cilacap.

Hal itu disampaikan Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Cilacap, Achmad Fauzi, beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal tersebut, Camat Jeruklegi, Rosikin, mengharapkan exit tol itu bisa membuka usaha baru bagi warga Kecamatan Jeruklegi.

Ditemui TribunBanyumas.com, seusai menjadi narasumber di Desa Cilibang, Kecamatan Jeruklegi, Rosikin mengungkapkan pemerintah dan warga Kecamatan Jeruklegi mendukung pembangunan tol Gedebage - Cilacap.

Exit Tol Sumingkir Kecamatan Jeruklegi Jadi Titik Pertemuan Pejagan dan Gedebage

Arab Saudi Tangguhkan Setop Ibadah Umroh Selama 1 Tahun. Bagaimana Nasib Calon Jamaah Haji?

Pemkab Banjarnegara Awasi Warga yang Pulang Bepergian dari Luar Negeri, Antisipasi Virus Corona

Antisipasi Virus Corona, JK Minta Rumah Ibadah Disemprot Cairan Disinfektan

"Secara umum tidak ada permasalahan. Itu pembangunan pemerintah pusat yang diharapkan bisa membuat masyarakat Jeruklegi maju dan sukses."

"Mungkin di situ muncul usaha ekonomi-ekonomi yang lain," katanya kepada TribunBanyumas.com, Kamis, (5/3/2020).

Rosikin mengatakan pihak Jasa Marga sudah melakukan sosialisasi terkait pembangunan tol Gedebage - Cilacapa pada 23 Desember 2019 lalu.

Tiga Desa di Kecamatan Jeruklegi Bakal Dilintasi Tol Pejagan-Cilacap, Exit Tol di Sumingkir

Dalam sosialisasi itu, pihak Jasa Marga mengundang unsur pemerintah kecamatan dan desa.

Dari informasi yang disampaikan Jasa Marga, tol sepanjang lebih 200 kilometer itu akan melewat empat kecamatan dan 18 desa di Kabupaten Cilacap.

Setelah sosialisasi yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Jeruklegi, kata Rosikin, tidak ada warga yang komplain terkait rencana pembangunan tol yang menguhubungkan provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved