Breaking News:

Komplotan Penipu Seleksi CPNS di Kebumen Dibekuk, Raup Rp 2 Miliar dari Ratusan Korban

Tiga tersangka penipuan CPNS di Kebumen bernisial AS (43), ES (66), dan RD (33) mampi meraup Rp 2 Miliar dari para korbannya.

(KOMPAS.COM/DOK POLRES KEBUMEN)
Polisi merilis tiga tersangka kasus penipuan dengan modus penerimaan CPNS di Polres Kebumen, Jawa Tengah, Senin (3/2/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Tiga tersangka penipuan CPNS di Kebumen bernisial AS (43), ES (66), dan RD (33) mampi meraup Rp 2 Miliar dari para korbannya.

Sebanyak 122 orang menjadi korban kasus dugaan penipuan bermodus penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kebumen, Jawa Tengah.

Beruntung sebelum aksi mereka berla njut Kepolisian Resor Kebumen meringkus ketiganya.

Meski demikian masih ada tiga lagi yang masih buron dan dalam pengejaran.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengatakan, ratusan korban itu tersebar di beberapa kota.

Karma ! Penipu CPNS Ini Alami Kecelakaan Usai Bawa Kabur Mobil Korbannya di Klaten

Warganet Ungkap Dugaan Perselingkuhan DPRD Karanganyar Saat Kunker, Begini Tanggapan Pimpinan Dewan

13 Anak Panti Asuhan Darur Hadlonah Kabupaten Batang Keracunan Makanan Sisa Catering

Quattrick Bagus Kahfi Tidak Cukup Bawa Garuda Select Menang, Indonesia Kalah 5-8 dari QPR

Dalam aksinya, para tersangka berhasil meraup uang sebesar Rp 2 miliar dari ratusan korban tersebut.

"Para tersangka melakukan penipuan dengan modus ini sejak tahun 2016.

Para korban dimintai uang dengan besaran yang bervariasi, mulai dari Rp50 juta hingga Rp150 juta agar bisa lolos menjadi PNS," kata Rudy melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (3/2/2020).

Tiga tersangka itu juga beraksi di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu.

"Dari total jumlah korban tersebut, sebanyak 33 orang di antaranya merupakan warga Kebumen dan Purworejo.

Halaman
12
Editor: Rival Almanaf
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved