Minggu, 10 Mei 2026

Teror Virus Corona

Video Mayat Diduga Korban Corona Dibungkus Kain Putih Tergeletak di Selasar Rumah Sakit China

Video Diduga Mayat Korban Corona Dibungkus Kain Putih Tergeletak di Lorong Rumah Sakit di Wuhan China.

Tayang:
Twitter/@AJEnglish
Potongan gambar dari sebuah video yang beredar di Weibo, China, memperlihatkan mayat yang diduga korban corona virus tergeletak di selasar rumah sakit di Wuhan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, WUHAN - Provinsi Hubei, khususnya di Kota Wuhan, China, saat ini dalam situasi yang mencekam.

Hal ini disebabkan oleh 'teror' virus corona, yang diduga kuat berasal dari Pasar Seafood Huanan, yang berada di Wuhan.

Pasar tersebut telah ditutup sejak Desember 2019 lalu. Namun, persebaran virus belum bisa terhentikan.

Bahkan, saat ini menyebar hingga ke sejumlah negara yang berada di belahan dunia lainnya.

Wuhan kini menjadi seperti kota hantu yang sepi dan menecekam.

Shock Urus Dua Bayi Kembar, Syahnaz Saqidah Sujud di Kasur hingga Jambak Rambut Sendiri

Alasan PSSI Berencana Gelar Kompetisi Liga 1 2020 pada Februari, Maju dari Jadwal Sebelumnya

Corona SARS Flu Burung, Hampir Semua Virus Mematikan Berasal dari China, Peneliti Ungkap Penyebabnya

Di Balik Kontroversi Ketua KPK Komjen Pol Firli Bahuri: Pernah 5 Kali Gagal Jadi Polisi (3-habis)

Sebuah rekaman video memperlihatkan mayat yang diduga adalah korban virus corona terbaring di selasar rumah sakit China.

Dalam video itu, para perawat maupun pengunjung nampak melangkah melewati jenazah yang ditutup dengan kain putih itu.

Sementara staf rumah sakit nampak mengenakan pakaian lengkap, dengan calon pasien menunggu mendapat kamar sembari mengenakan masker.

Dilansir Al Jazeera Jumat (24/1/2020), rekaman video dengan mayat di selasar diduga diambil di Rumah Sakit Palang Merah Wuhan, China.

Wuhan, kota di Provinsi Hubei, merupakan asal muasal penyebaran virus corona yang kini mulai menjalar ke berbagai negara di dunia itu.
Dikutip Daily Mirror, gambar itu beredar di Weibo, dan diunggah oleh netizen yang mengaku sebagai perawat rumah sakit.
Perawat itu menulis, baik dokter maupun pasien "terjebak" dengan adanya tiga jenazah, karena tidak ada yang menanganinya.
Dalam video yang lain, nampak seorang pria mengerang kesakitan sembari terbaring di lantai, dengan orang-orang mengerumuninya.

Terungkap! Cara Licik China Menangi Pertarungan di Laut China Selatan: Bangun Pulau Buatan

Ada juga rekaman di media sosial Negeri "Panda" yang menunjukkan, orang-orang bergelimpangan baik di jalan, rumah sakit, maupun klinik.
Rumah sakit di seluruh Wuhan dilaporkan menerima ratusan kasus baru setiap harinya, dengan jumlah orang terinfeksi mencapai 1.300 orang.
Sebanyak 41 orang orang terkonfirmasi meninggal, lonjakan hingga 60 persen dibanding data sebelumnya sebesar 26 orang.

Chord Kunci Gitar Lagu Im Yours Jason Mraz

Karena begitu banyaknya jumlah orang terjangkit patogen dengan kode 2019-nCov tersebut, tim media kehabisan masker, goggle, hingga pakaian pelindung.
Bahkan di salah satu rumah sakit, mereka sampai harus mendirikan tenda di kawasan parkir karena sudah kewalahan menangani pasien.
Begitu dahsyatnya penyebaran virus corona, pemerintah China memutuskan menutup Wuhan maupun kota sekitarnya yang terinfeksi.
Kharn Lambert, seorang guru asal Inggris mengaku dilanda kepanikan karena bersama warga lainnya, mereka tak diperbolehkan keluar.

Petani Dieng Resah tidak Bisa Akses Pupuk Subsidi, Rofiq: Apalah Artinya Ada Kartu Tani?

Dia menuturkan bagaimana lalu lintas kota yang biasanya ramai berubah "mati" karena sepi saat mereka bersiap merayakan Tahun Baru Imlek.
Dia mengungkapkan, jalan di dekat tempat tinggalnya selalu ramai, dengan restoran bisa buka hingga pukul 02.00 dini hari.
"Kini, saya bisa menunjukkan kepada Anda, mati," ujar Lambert kepada BBC seraya menambahkan, dia sepakat ketakutan sudah mulai melanda mereka.
Sementara seorang guru asal Irlandia, Ben Kavanagh, berujar dia akan mengenakan masker hingga kaca mata jika keluar membeli bahan makanan. "Anda memang diperbolehkan keluar.

Kisah Kekejaman Seorang Pria di Jerman, Tembak Mati 6 Orang Keluarganya dan Tenang Menunggu Polisi

Fakta-fakta Skandal Perselingkuhan Erika Karata dan Masahiro Higashide, Erika Paling Banyak Dihujat

Video Mengerikan di Wuhan China Akibat Virus Korona, Korban Berjatuhan di Jalan

Gedebog Dijual Mahal di Amerika Serikat. Ternyata Bermanfaat untuk Kesehatan, Ini Penjelesannya

Namun dengan banyaknya rumor dan ketakutan yang terjadi, sangat tak bisa melakukannya," katanya kepada RTE Radio’s Morning Ireland.
Sejumlah pakar menyatakan, virus mirip Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS) yang sempat menjadi wabah dunia di 2002-2003 itu berasal dari pasar ikan di Wuhan.
Di sana, terungkap bahwa pasar tersebut menjual berbagai hewan eksotis hingga binatang liar. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China


Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved