Longsor Rusak Rumah hingga Lukai Warga di Kalisat Kidul Banjarnegara

Longsor di dua titik jalur provinsi itu tak ayal mengbambat aktivitas warga yang biasa memanfaatkan jalan itu

Penulis: khoirul muzaki | Editor: muslimah
Istimewa
Longsor rusak rumah warga di Desa Kalisat Kidul Banjarnegara 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Hujan berintensitas tinggi pada Minggu (8/1) kemarin memicu pergerakan tanah di sejumlah lokasi di Kabupaten Banjarnegara.

Di Desa Slatri, sebuah tebing sisi jalan setinggi sekitar 15 meter longsor hingga menutup akses jalan provinsi, Kamis pagi (9/1/2020).

Jalan yang menghubungkan kota Banjarnegara dengan beberapa kecamatan di wilayah atas itu pun seketika terputus.

Masih di jalur yang sama, jalan provinsi, longsor juga dilaporkan terjadi di Desa Wanayasa Kecamatan Wanayasa, atau biasa dikenal tanjakan Sikelir.

Badan jalan yang menghubungkan Kabupaten Pekalongan ke kawasan wisata Dieng ini sempat tertutup longsor, Rabu malam (8/1) sebelum akhirnya tertangani.

Longsor di dua titik jalur provinsi itu tak ayal mengbambat aktivitas warga yang biasa memanfaatkan jalan itu.

"Mohon warga waspada karena cuaca ekstrem diprediksi akan terus ada sampai Februari 2020,"kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Banjarnegara Arief Rahman

Longsor juga dilaporkan terjadi di Desa Kalisat Kidul Kecamatan Kalibening hingga merusak beberapa rumah.

Relawan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kalibening Banjarnegara Suswanto melaporkan, di Dusun Tembelang, longsor menimpa rumah Suisah hingga mengakibatkan dinding tembok rumah jebol.

Sedangkan di Dusun Sawalan, tepatnya di Rt 05 Rw 01 tebing setinggi kurang lebih 15 meter mengalami pergerakan hingga rumpun bambu ikut terseret longsor.

Luncuran material longsor itu bahkan mengakibatkan dinding rumah milik Tati jebol.

Kondisi rumah yang terancam membuat penghuninya harus mengungsi ke rumah warga yang lebih aman.

Longsor juga merusak rumah milik Ahmad di Dukuh Sepring Desa Kalisat Kidul.

Bencana itu mengakibatkan dapur dan kandang miliknya jebol.

Selain merusak rumah dan kandang, bencana ini juga melukai istri Ahmad, Karni dan anaknya Suprih yang mengalami luka ringan di bagian tangan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved