Longsor Purbalingga : 187 Jiwa Terisolasi
Longsor yang memutus akses jalan Desa Ponjen Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga sempat membuat 187 jiwa terisolir.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: Rival Almanaf
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Longsor yang memutus akses jalan Desa Ponjen Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga sempat membuat 187 jiwa terisolir.
Hal itu diungkapkan oleh Kades Ponjen, Romidi, Senin (6/1/2020).
Ia menyebut longsor itu menutup akses menuju balai desa dan membuat warga terisolir.
" Saat ini aktivitas berhenti semua. Warga yang terisolir sebanyak 187 jiwa," imbuhnya.
Ia menjelaskan longsor terjadi pada Minggu (5/1/2020) sekitar pukul 15.30.
Longsoran bermula adanya kebocoran saluran irigasi.
" Kami sudah atasi menggunakan bronjong."
"Namun hujan deras yang melanda dalam waktu yang cukup lama membuat bronjong ambrol," jelasnya.
Ia mengatakan tanah longsor saat ini telah ditanngani dengan membuat jembatan darurat sejak kemarin malam.
Meski demikian, jembatan dari bambu dan kayu itu hanya dilalui pejalan kaki dan sepeda motor secara bergantian.
Dirinya mengimbau agar masyarakat dapat lebih wasapada jika melewati akses tersebut.
Sementara, Kepala BPBD kabupaten Purbalingga Moch Umar Faozi, menyebutkan bahwa tanah longsor disebabkan karena aliran air tidak bisa disalurkan dengan baik.
Melihat kondisi tersebut, kata dia, BPBD akan meratakan tanah dia area longsor dengan menggunakan alat berat.
Pihaknya juga akan melakukan penguatan dengan memberikan bronjong.
" Bronjong agar tanah tidak bergerak karena dari atas tanah masih belum turun semua," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/longsor-purbalingga.jpg)