Lomba Dalang Cilik Meriahkan Pesta Kesenian Rakyat Banyumas 2019
Banyak kesenian tradisional menarik yang bisa mengalihkan anak pada dunia gadget yang saat ini memengaruhi anak
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Meskipun masih kecil, jemari dan gerakan tangannya tampak terampil memainkan wayang kulit.
Sesekali suaranya lirih tiba-tiba keras seperti berteriak.
Bahasa jawa krama terucap begitu lancar, layaknya dalang profesional.
Mereka tampil menggemaskan, mengundang kekaguman dan penasaran.
Tembang jawa dinyanyikan, mengalir seirama dengan jalan cerita wayang yang dibawa.
"Mereka adalah peserta lomba dalang cilik, kurang lebih ada 7 anak yang terseleksi untuk ditampilkan.
Kegiatan ini adalah dalam rangka menggelar acara pesta kesenian Banyumas," ujar Ketua Panitia Kesenian Rakyat, Astri Yana Elsera kepada Tribunjateng.com, di rumah makan Oemah Tahu Sumedang, Purwokerto Jumat (27/12/2019).
Pesta kesenian rakyat digelar atas dasar rasa keprihatinan minimnya kesempatan menampilkan kesenian tradisional di Banyumas.
Banyak kesenian tradisional menarik yang bisa mengalihkan anak pada dunia gadget yang saat ini memengaruhi anak.
"Saya ingin mengenalkan budaya dan kesenian Banyumas lebih luas lagi.
Dengan adanya event budaya seperti wayang dan kenthongan ini harapannya bisa mendatangkan minat pengunjung," katanya.
Astri menambahkan jika kegiatan yang digelar ada beberapa macam, seperti lomba dalang cilik, lomba dalang remaja, seni pertunjukan Lengger dan Kenthongan.
Lomba dalang cilik diikuti anak-anak sekolah dasar (SD) sampai kelas 1 (SMP).
Sedangkan lomba dalang remaja diikuti siswa kelas 2 SMP hingga SMA.
Anak-anak tersebut di undang melalui Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Banyumas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/faiq-maulan-8-salah-satu-peserta-lomba.jpg)