Rabu, 8 April 2026

Bunuh Satu Keluarga Pengusaha, Pria China Dihukum Gantung di Jepang

Seorang pria di China dihukum gantung setelah terbukti membunuh keluarga beranggotakan empat orang di Jepang.

Editor: Rival Almanaf
(AFP via BBC)
Menteri Kehakiman Jepang Masako Mori ketika memberikan keterangan di konferensi pers. Dia mengumumkan pria China bernama Wei Wei dihukum gantung setelah terbukti membunuh empat anggota keluarga pada 2003 silam. 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Seorang pria di China dihukum gantung setelah terbukti membunuh keluarga beranggotakan empat orang di Jepang.

Diwartakan BBC Kamis (26/12/2019), eksekusi yang dilakukan terpidana bernama Wei Wei itu adalah yang pertama dalam 10 tahun terakhir.

Bersama dua temannya, Wei Wei melakukan perampokan di rumah seorang pengusaha Jepang bernama Shinjiro Matsumoto di Fukuoka, Juni 2003 silam.

Dilansir AFP, pria berusia 41 tahun itu tewas setelah dicekik menggunakan tali.

Sementara keluarga Matsumoto yang lain juga dibunuh.

Sang istri, Chika (40), ditenggelamkan di bak mandi. Sementara dua anaknya juga diikat sebelum kemudian dibekap.

Jenazah satu keluarga itu kemudian ditemukan di Teluk Hakata, Fukuoka, dalam keadaan ditenggelamkan dengan tangan terikat.

Setelah kasus pembunuhan itu viral, dua teman Wei melarikan diri ke China, di mana mereka berdua tertangkap dan disidang.

Dilaporkan Jiji Press, salah satu dari dua teman Wei dihukum mati pada 2005, sementara yang lainnya mendapat penjara seumur hidup.

Adapun Wei, mantan mahasiswa ilmu bahasa di Jepang, mengaku bersalah atas empat dakwaan pembunuhan.

Namun ia menegaskan dia bukan dalangnya.

Menteri Kehakiman Masako Mori mengatakan, dia sudah menandatangani perintah agar Wei dihukum gantung dengan penuh pertimbangan.

"Ini adalah kasus brutal dan jahat yang menimpa satu keluarga. Termasuk bocah berusia 8 dan 11 tahun karena alasan egois," terang Mori.

Berdasarkan Asahi Shimbun, eksekusi pertama terhadap warga asing sejak kementerian mengumumkan nama terpidana terjadi di 2009.

Saat itu, seorang pria China dieksekusi karena membunuh tiga orang yang tinggal bersamanya di Tokyo, dan melukai tiga lainnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved