Video Berita
Ada Faktor Spektrum Tuhan yang ‘Bicara’ dalam Terjadinya Longsor, Mungkinkah Alam Sudah Bosan?
Secara sains, itu memang sangat mungkin terjadi. Apalagi di situ kondisinya curam dan ada retakan juga. “Itu wajar”, jelasnya.
Penulis: rajif | Editor: Rustam Aji
Ringkasan Berita:
- Longsor di Cilacap dan Banjarnegara, menyisakan duka mendalam bagi masyarakat
- Puluhan orang meninggal dunia dalam longsor tersebut
- Menurut Dr Ir Indra Permanajati, ST,MT, Ahli Geologi Longsor dari Fakultas Teknik Geologi Unsoed Purwokerto, longsor di Cilacap dan Banjarnegara, sebenarnya bisa dicegah jatuh korbannya
- Bagaimana pandangannya?
TRIBUNBANYUMAS.COM -VIDEO- Dr Ir Indra Permanajati, ST,MT, Ahli Geologi Longsor dari Fakultas Teknik Geologi Unsoed Purwokerto, berbicara terkait longsor di Cilacap dan Banjarnegara.
Menurutnya, di daerah tersebut memang sangat rentan terhadap terjadinya longsor.
Secara sains, itu memang sangat mungkin terjadi. Apalagi di situ kondisinya curam dan ada retakan juga. “Itu wajar”, jelasnya.
Tapi jika dihubungkan dengan keyakinan apa ada hubungan?
“Kalau itu saya kurang tahu, tapi kalua dilihat secara sains itu wajar sekali,” ungkap Dr. Indra.
Jadi menurut Dr Indra, ada spektruk Tuhan juga yang menjangkau terjadinya longsor tersebut.
Kepada masyarakat rawan longsor, terutama di daerah Banyumas Raya (Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara), Dr Indra berpesan agar masyarakat memperhatikan peta bahaya di kabupaten. Peta bahaya ini harus terdistribusi hingga ke desa.
“Setiap kabupaten memiliki risiko masing-masing. Tapi setiap kabupaten memiliki peta risiko bencana. Dan, tiap kabupaten mimiliki zona-zona atau titik-titik bahaya bencana alam. Nah, ini yang harus disosialisasikan ke masyarakat sehingga bisa mencegah terjadinya timbul korban," ungkapnya.
Nah, terkait peta longsor di Banyumas Raya, simak penjelasn Dr Indra di podcast ini! (aji)
Baca juga: 16 Keluarga Kehilangan Rumah akibat Longsor Cilacap, Tinggal di Lapangan Menunggu Huntara Siap
Baca juga: 11 Orang Belum Ditemukan, Mengapa Pencarian Korban Longsor Banjarnegara Dihentikan