Selasa, 19 Mei 2026

UT Purwokerto

Prof Ojat Darojat: Lulusan UT Purwokerto Kekuatan Besar Menuju Indonesia Emas 2045

UT Purwokerto gelar seminar akademik bagi 884 calon wisudawan, Senin (9/2/2026). Prof Ojat Darojat tekankan peran alumni menuju Indonesia Emas.

Tayang:
Tribun Banyumas/Fajar Bahruddin Achmad
SEMINAR AKADEMIK UT. Foto Bersama Peserta, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan Kemenko PMK, Prof Ojat Darojat (berpeci) berfoto bersama calon wisudawan UT Purwokerto di Aula Lantai 4, Senin (9/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  • UT Purwokerto gelar seminar akademik bertema transformasi pendidikan tinggi bagi 884 calon wisudawan.
  • Menampilkan narasumber Prof Ojat Darojat (Kemenko PMK) dan presenter Andy F. Noya.
  • Direktur UT menegaskan komitmen menuju World Class University melalui penguatan kurikulum internasional.
  • Prof Ojat menyoroti peran 64,22 juta pemuda dalam menyongsong Indonesia Emas 2045 melalui integrasi teknologi digital.

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Universitas Terbuka (UT) Purwokerto mengadakan Seminar Akademik bertema 'Transformasi Makna Pendidikan Tinggi Terbuka: Menyatukan Responsibility SDM dan Akses Ilmu Berkelanjutan' di Aula Lantai 4 Kantor UT Purwokerto, Senin (9/2/2026).

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pembekalan bagi 884 orang calon wisudawan.

Narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan Kemenko PMK, Prof Ojat Darojat dan presenter ternama Andy Flores Noya.

Baca juga: Pesan Andy F Noya di UT Purwokerto: Temukan Lentera Jiwa dan Passion

Menuju Kampus Dunia

Direktur UT Purwokerto, Dr Prasetyarti Utami mengatakan, UT terus melangkah maju sebagai kampus negeri yang menjadi pelopor pendidikan tinggi terbuka jarak jauh di Indonesia.

Sejak berdiri, UT telah melayani jutaan mahasiswa dari berbagai wilayah di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke.

"Tidak hanya solusi bagi mereka yang punya mobilitas tinggi. UT juga memberikan ruang bagi siapapun karena keterbatasan waktu, bekerja maupun tinggal di daerah terpencil," ujarnya.

Prasetyarti mengungkapkan, dalam beberapa tahun terakhir, UT juga semakin memperkuat kualitas akademik dan tata kelola untuk menuju World Class University.

Hal ini tercermin dari peningkatan publikasi ilmiah internasional di mana UT masuk peringkat Webometrics. Saat ini, UT juga telah mengubah kurikulum baru berstandar internasional.

"Kami berharap, alumni UT harus memiliki awareness dan karakter baik yang selalu menjaga citra positif UT. Sekaligus mampu memberikan kontribusi terhadap transformasi digital sebagaimana tantangan inklusivitas saat ini," harapnya.

Potensi Indonesia Emas

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan Kemenko PMK, Prof Ojat Darojat memaparkan data bahwa sebanyak 64,22 juta dari 280 juta penduduk Indonesia adalah pemuda berusia 16-20 tahun.

Ia menilai komposisi tersebut adalah modal besar bagi bangsa.

"Pada saat itulah kita akan mencapai di mana, akan lebih banyak terdiri dari orang-orang produktif dalam bekerja," ujarnya.

Menurut Prof Ojat, harapan itu bersandar kepada kemampuan dan kapasitas yang dimiliki oleh lulusan perguruan tinggi, termasuk UT.

Ia berharap, generasi Indonesia akan tumbuh dengan memanfaatkan atau mengintegrasikan kemajuan yang dicapai dalam bidang teknologi, seperti transformasi digital.

"Dan kita semua adalah kekuatan besar yang mudah-mudahan para pemuda bisa mengantarkan Indonesia Emas 2045," tutupnya. (fba)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved