Banyumas
Dramatis, Damkar Banyumas Angkat Sapi 200 Kg dari Septic Tank
Sapi 200 kg milik warga Cilongok Banyumas tercebur septic tank sedalam 2,5 meter usai tali pengikat putus. Damkar butuh 1 jam untuk evakuasi.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Daniel Ari Purnomo
Ringkasan Berita:
- Seekor sapi berbobot 200 kilogram milik warga Desa Sambirata, Cilongok, terperosok ke dalam septic tank sedalam 2,5 meter usai tali pengikatnya putus.
- Warga sempat mencoba mengevakuasi secara manual namun gagal karena bobot sapi yang berat dan lubang yang sempit.
- Petugas Damkar Banyumas akhirnya berhasil mengangkat sapi tersebut dengan selamat menggunakan sistem katrol setelah berjibaku selama satu jam lebih.
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Proses evakuasi menegangkan terjadi di Desa Sambirata, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Senin (19/1/2026).
Seekor sapi dengan bobot sekitar 200 kilogram terperosok masuk ke dalam lubang septic tank milik warga sedalam kurang lebih 2,5 meter.
Peristiwa nahas ini bermula sekira pukul 09.00 WIB.
Baca juga: Harga Daging Ayam di Banyumas Tembus Rp40 Ribu Per Kilogram, Harga Daging Sapi Ikut Naik
Sapi milik Kasidi (60), warga RT 4 RW 3 Desa Sambirata, tiba-tiba lepas kendali setelah tali pengikatnya putus.
Hewan ternak itu berlari tak tentu arah hingga akhirnya menginjak penutup septic tank dan jatuh ke lubang berdiameter sekitar satu meter tersebut.
Istri Kasidi yang melihat kejadian itu sontak berteriak meminta tolong. Kasidi yang sedang berada di kebun pun segera dipanggil pulang oleh anaknya.
Warga sekitar sempat berupaya melakukan evakuasi manual dengan peralatan seadanya.
Namun, bobot sapi yang berat ditambah posisi lubang yang sempit membuat usaha tersebut sia-sia.
Menyadari situasi sulit, warga akhirnya menghubungi UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyumas.
Gunakan Sistem Katrol
Menerima laporan darurat, Regu 1 Damkar Induk Banyumas langsung meluncur ke lokasi. Operasi penyelamatan dimulai sekitar pukul 11.30 WIB.
Mengingat kedalaman lubang dan risiko cedera pada hewan, petugas menggunakan teknik khusus dengan sistem tali dan katrol (tripod).
Kepala UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyumas, Andaru Budi Laksono mengatakan, proses evakuasi membutuhkan kehati-hatian ekstra.
"Alhamdulillah evakuasi berjalan aman dan kondusif. Sapi berhasil diselamatkan, petugas maupun relawan juga dalam kondisi sehat," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com.
Operasi ini melibatkan kerja sama tim gabungan dari Satgas Linmas Kabupaten Banyumas, perangkat desa, relawan RAPI Cilongok, serta warga setempat.
Setelah berjibaku lebih dari satu jam, sapi akhirnya berhasil diangkat ke permukaan dalam kondisi selamat pada pukul 12.40 WIB. (jti)
| Gandeng UI hingga UGM, OHU 2026 Motivasi Siswa di Jatilawang |
|
|---|
| Sidang Memanas, 3 Buruh Tambang Emas di Banyumas Diadili |
|
|---|
| Sehari 70 Truk Lewat, Warga Banyumas Desak Evaluasi Izin Tambang |
|
|---|
| Paripurna Sahkan Agus Priyanggodo Ketua DPRD Banyumas, Gantikan Subagyo |
|
|---|
| DPP PDI Perjuangan Tunjuk Agus Nova Jadi Ketua DPRD Banyumas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260119-Evakuasi-Sapi.jpg)