Berita Nasional
Aneh Ribuan SPPG Ditutup tapi Tetap Terima Insentif Rp 6 Juta perhari
Badan Gizi Nasional (BGN) melaporkan, 1.720 SPPG masih ditutup sementara akibat persoalan sanitasi.
TRIBUNBANYUMAS.COM, Badan Gizi Nasional (BGN) melaporkan, 1.720 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) masih ditutup sementara akibat persoalan sanitasi.
Sebagian besar SPPG tersebut ditutup sementara lantaran belum memiliki sistem instalasi pengolahan air limbah (IPAS), ataupun belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Tapi ini tidak berlaku permanen. Penutupan akan dicabut setelah seluruh persyaratan tersebut terpenuhi.
Namun meski ditutup, dukungan operasional kepada SPPG terdampak tetap diadakan.
Kepala BGN, Dadan Hindayana mengatakan, dapur yang ditutup sementara tetap menerima insentif Rp 6 juta per hari.
Dadan berdalih, SPPG yang ditutup tetap memiliki kewajiban yang harus dipenuhi sehingga tetap diberi insentif. .
“Karena dia harus mengurus yang lain-lain,” ujarnya di Makassar, dikutip dari Kompas.com, Selasa (28/4/2026).
Insentif itu untuk mendukung berbagai kebutuhan, seperti pelatihan karyawan serta pemenuhan standar operasional yang ditetapkan oleh pemerintah, sebelum dapur nantinya kembali beroperasi.
Sumber: https://www.kompas.com/tren/read/2026/04/29/113000965/bgn-tetap-beri-insentif-rp-6-juta-per-hari-ke-1.720-sppg-yang-ditutup?source=headline
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Petugas-sppg-antar-mbg.jpg)