Berita Nasional
Terungkap Gaji Ahli Gizi MBG di SPPG Bogor Rp 5 Juta per Bulan, Tapi Cair Setelah 3 Bulan
ahli gizi dan akuntan yang mulanya dijanjikan honorarium sebesar Rp 5 juta per bulan, baru cair setelah tiga bulan kerja.
TRIBUNBANYUMAS.COM, Ombudsman RI mendapat temuan mengenai pengelolaan sumber daya manusia (SDM) dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Di antaranya terjadi di Bogor, Jawa Barat. Staf inti Satuan Pendidikan Pelaksana Gizi (SPPG), seperti ahli gizi dan akuntan yang mulanya dijanjikan honorarium sebesar Rp 5 juta per bulan, baru cair setelah tiga bulan kerja.
Ini memengaruhi motivasi kerja para tenaga pendukung program MBG.
Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika, menyebut tantangan serius SPPG di berbagai daerah adalah keterbatasan sumber daya manusia.
Termasuk menyangkut kejelasan peran, beban kerja, hingga kompensasi yang diterima para pelaksana di lapangan.
Di Garut dan Bandung Barat kondisinya kurang lebih sama. Relawan yang rata-rata berjumlah 50 orang per SPPG mengeluhkan beban kerja yang berat mulai dari dapur hingga distribusi, tak sebanding dengan kompensasi yang diberikan.
Sementara di Lebong, Bengkulu, serta Banggai, Kepulauan Sulawesi Tengah, ada kasus dimana guru yang harusnya fokus mengajar justru merangkap sebagai penanggung jawab distribusi tanpa adanya dukungan tambahan.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gaji Staf SPPG MBG Baru Cair 3 Bulan, Motivasi Kerja Terdampak", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2025/10/01/110000426/gaji-staf-sppg-mbg-baru-cair-3-bulan-motivasi-kerja-terdampak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/29082025-menu-makanan-program-mbg-blora-viral.jpg)