Berita Semarang
Gudang Kayu di Kawasan Industri Candi Semarang Terbakar, Api Diduga dari Ledakan Mesin Produksi
Gudang kayu milik PT Setia Indo Putra di Kawasan Industri Candi Semarang terbakar, Minggu pagi. Api diduga dari ledakan mesin produksi.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: rika irawati
Ringkasan Berita:
- Gudang kayu milik PT Setia Indo Putra Woodworking Industry di Kawasan Industri Candi terbakar pada Minggu pagi.
- Kebakaran diduga bermula dari suara ledakan di ruang mesin produksi sebelum merambat ke limbah kayu.
- Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mengerahkan delapan unit armada dan 45 personel ke lokasi kejadian.
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG — Kebakaran melanda gudang kayu milik PT Setia Indo Putra Woodworking Industry di Kawasan Industri Candi (KIC), Bambankerep, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (7/6/2026).
Api sempat berkobar selama beberapa jam, melalap tumpukan serbuk dan limbah kayu di dalam gudang.
Kebakaran di Kawasan Industri Candi Semarang ini diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 04.30 WIB.
Sejak pagi, mobil pemadam terlihat keluar masuk lokasi secara bergantian untuk memasok air dan memperkuat proses pemadaman.
Dari luar bangunan terlihat kepulan asap pekat yang terus membumbung dari sejumlah titik.
Baca juga: Halte BRT Trans Semarang di Mijen Semarang Rusak Diseruduk Pikap, Sopir Diduga Alami Microsleep
Di bagian dalam, tumpukan kayu dan serbuk kayu masih tampak membara.
Banyaknya material yang mudah terbakar itu membuat proses pemadaman berlangsung lama.
Hingga sekitar pukul 10.30 WIB, petugas masih berjibaku mengurangi titik-titik api yang tersembunyi di balik timbunan bahan baku.
Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Tantri Pradono mengatakan, pihaknya mengerahkan delapan unit armada dan sekitar 45 personel untuk menangani kebakaran tersebut.
Menurut dia, tantangan terbesar dalam penanganan kebakaran tersebut adalah menjaga ketersediaan dan keberlangsungan pasokan air agar api tidak kembali menyala.
"Kalau air berhenti, api bisa muncul lagi."
"Tadi, di bagian belakang, sempat menyala kembali ketika suplai air terhenti," kata Tantri di lokasi kejadian.
Untuk mendukung pemadaman, Damkar Kota Semarang mendapat bantuan pasokan air dari PDAM.
Pihak perusahaan juga diminta ikut menyediakan tambahan air melalui tangki agar proses pendinginan dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Dari hasil identifikasi sementara, kebakaran melanda satu bangunan di area pabrik yang digunakan untuk menyimpan hasil gergajian kayu.
Material tersebut diketahui menjadi bahan baku pembuatan briket arang.
"Tumpukan gergajian kayu itu yang terbakar. Karena materialnya banyak dan mudah menyimpan panas, pemadamannya memang membutuhkan waktu lebih lama," imbuh Tantri.
Meski api membesar, kebakaran dilaporkan hanya berdampak pada satu bangunan di dalam Kawasan Industri Candi Semarang tersebut.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa itu.
Suara Ledakan sebelum Muncul Api
Di tengah proses pemadaman, muncul informasi mengenai suara ledakan yang terdengar sebelum muncul api.
Tantri mengungkapkan, berdasarkan informasi awal yang diterima dari salah seorang karyawan, kebakaran diduga bermula dari ledakan yang terjadi di ruang mesin produksi.
"Info awalnya ada ledakan di mesin bagian belakang atau ruang mesin produksi," kata Tantri.
Dugaan sementara, ledakan tersebut kemudian memicu api yang secara cepat menjalar ke tumpukan serbuk dan limbah kayu di sekitar area produksi.
Baca juga: Sekolah Swasta Gratis Masuk SPMB Kota Semarang 2026
Serbuk kayu juga dapat menyimpan bara di bagian dalam sehingga berpotensi memunculkan titik api baru meski bagian permukaannya terlihat padam.
Petugas pemadam pun harus melakukan pembasahan secara menyeluruh hingga ke lapisan terdalam material yang terbakar untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa.
Hingga berita ini ditulis, proses pendinginan masih berlangsung.
Penyebab pasti kebakaran serta besaran kerugian yang ditimbulkan masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang. (*)
| Halte BRT Trans Semarang di Mijen Semarang Rusak Diseruduk Pikap, Sopir Diduga Alami Microsleep |
|
|---|
| Pendaftaran Sekolah Swasta Gratis di Semarang Masuk SPMB 2026, Tambah Kuota 6.000 Kursi |
|
|---|
| Hari Pertama Verifikasi Berkas SPMB SMA, Orangtua dan Calon Murid Baru Serbu SMAN 12 Semarang |
|
|---|
| SPMB Kota Semarang Dibuka Mulai 8 Juni 2026, Ada Tambahan Jalur Prestasi untuk Pendaftaran SMP |
|
|---|
| Sambut MTQ Nasional XXXI 2026, Pemkot Semarang Gandeng ASITA Siapkan Heritage Tour Wisata Religi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260607-kebakaran-gudang-kayu-di-kawasan-industri-candi-semarang.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.