Sabtu, 11 April 2026

Berita Jateng

WFH Hari Jumat Ciptakan Long Weekend End Tiap Pekan, ASN tak Kerja Malah Plesiran

Ia mengaku khawatir kebijakan WFH justru disalahgunakan menjadi waktu libur panjang

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: khoirul muzaki
Tribun Banyumas/Dok Pemkab Banyumas
Ilustrasi ASN 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - Pemerintah Kota Salatiga hingga kini belum memilih kebijakan work from home (WFH) yang telah diinstruksikan pemerintah pusat. 


Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan menilai, kebijakan WFH perlu dikaji lebih mendalam. WFH bertujuan untuk efisiensi penggunaan energi namun perlu dikaji mendalam terkait efektivitasnya terhadap kinerja pegawai. 


Ia mengaku khawatir kebijakan WFH justru disalahgunakan menjadi waktu libur panjang. 


"Saya khawatir WFH ini dijadikaan long weekend. Bukan kerja di rumah tapi kerja di tempat wisata. Lebih boros dan tidak efektif. Saya kira harus dikaji mendalam diberlakukannya itu (WFH)," jelasnya, Kamis (2/4/2026).


Menurut dia, penerapan WFH tidak bisa dilakukan secara terburu-buru tanpa kajian komprehensif. Pemerintah perlu memastikan kebijakan tersebut benar-benar memberikan dampak positif, baik dari sisi kinerja maupun efisiensi energi.

Jumat tanpa kendaraan

Sebagai alternatif, ia mengambil kebijakan yang dinilai lebih tepat untuk menekan konsumsi bahan bakar yakni dengan menerapkan gerakan 'Jumat tanpa kendaraan bermotor'.


Dalam skema ini, seluruh aparatur sipil negara (ASN) diimbau tidak menggunakan kendaraan pribadi setiap Jumat.


"Bagi yang jaraknya dekat bisa berjalan kaki atau bersepeda. Sementara, yang jaraknya lebih jauh bisa menggunakan transportasi umum," tutur Robby. 

Baca juga: Alasan ASN Banyumas WFH Tiap Jumat dengan Gaji Utuh, Benarkah Efisien?


Menurutnya, kebijakan tersebut tidak hanya menghemat bahan bakar, tetapi juga mendorong masyarakat untuk hidup lebih sehat serta mengoptimalkan penggunaan transportasi umum di Kota Salatiga.


Di samping itu, gagasan tersebut juga sejalan dengan kebijakan gubernur terkait penerapan hari bebas kendaraan bermotor setiap Jumat.


Robby optimistis, dengan kondisi geografis dan ukuran kota yang relatif kecil, Salatiga menjadi daerah yang paling cocok untuk menerapkan kebijakan tersebut secara efektif.


"Saya kira salatiga cocok. Ini seiring kebijakan Gubermur memberlakukan Jumat bebes berkendaraan bermotor," ucapnya. (eyf)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved