Berita Jateng
Polda Jateng Akan Terapkan One Way dari Kendal ke Pejagan saat Puncak Arus Balik
Rekayasa lalu lintas satu arah ini nantinya akan diterapkan dari KM 390 Kabupaten Kendal hingga KM 248 Pejagan
Penulis: iwan Arifianto | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG -Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Tengah menyiapkan skema one way presisi tahap 3 dalam merespon arus balik 2026.
Rekayasa lalu lintas satu arah ini nantinya akan diterapkan dari KM 390 Kabupaten Kendal hingga KM 248 Pejagan, Kabupaten Brebes.
"Penerapan one way tersebut saat jumlah kendaraan mencapai 3 ribu perjam di gerbang tol Semarang," kata Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol M Pratama Adhyasastra kepada Tribunjateng.com, di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Kota Semarang, Sabtu (28/3/2026).
Dalam persiapan itu, Pratama telah menyiapkan personel untuk melakukan sterilisasi jalur dan rest area.
Ia tidak merinci waktu persis pelaksanaan one way tahap 3 tersebut, tetapi bisa saja rekayasa itu dilakukan saat puncak saus balik yang terjadi pada Minggu (29/3/2026) malam.
"Ya kami siap kapan saja tinggal melihat kondisi arus, sejauh ini semua masih normal," terangnya.
Pratama menyebut, penerapan one way l yang dilakukan dari Kendal diharapkan bisa lebih cepat mengurai arus kendaraan yang menuju ke Jakarta.
Baca juga: Cerita Korban Kejar Jambret Iphone di Tayu Pati, Berujung Ditangkap Warga
Targetnya, di tengah puncak arus balik, kendaraan tetap bisa berjalan di kecepatan tidak kurang dari 40 km per jam sampai 50 km perjam.
"Arus dari Jateng bisa cepat sampai Pejagan kemudian masuk ke Jawa Barat tidak terjadi penumpukan," terangnya.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono mengatakan, telah ada 2,5 juta kendaraan yang sudah kembali ke Jakarta atau sebanyak 74 persen dari total semua kendaraan yang melakukan mudik lewat jalur tol. Artinya, masih ada sekitar 25 persen pemudik yang belum kembali.
"Kami prediksi sisanya itu akan kembali ke Jakarta pada hari ini (sabtu, 28 Maret) dan besok, hari ini di angka 200 ribu kendaraan, besok kemungkinan 250 ribu kendaraan," bebernya.
Untuk menghadapi arus balik susulan ini, pihaknya telah mengantisipasinya terutama parameter arus yang akan menjadi dasar bagi kepolisian untuk melakukan one way.
"Kami pantau tidak hanya di 414 (Kalikangkung) melainkan bangkitan arus dari Solo maupun dari arah Ngawi," paparnya. (Iwn)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Balik-tol.jpg)