Berita Jateng
Wisata Wonosobo Masih Padat Pengunjung, termasuk Dieng dan Telaga Menjer
Memasuki H+3 Hari Raya Idul Fitri 2026, sejumlah objek wisata di Kabupaten Wonosobo masih dipadati wisatawan
Penulis: Imah Masitoh | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Memasuki H+3 Hari Raya Idul Fitri 2026, sejumlah objek wisata di Kabupaten Wonosobo masih dipadati wisatawan, meski tren kunjungan secara umum mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.
Berdasarkan pantauan tribunjateng.com di jalur menuju kawasan Dataran Tinggi Dieng melalui TPR Wisata Garung Wonosobo, arus kendaraan terpantau cukup ramai, Selasa (24/3/2026).
Kendaraan didominasi kendaraan pribadi, baik roda dua maupun roda empat, dengan pelat luar daerah seperti Jakarta, Yogyakarta, dan Solo.
Petugas penarikan retribusi, Misdi, mengatakan kunjungan wisatawan pada libur Lebaran tahun ini cenderung menurun.
Salah satu penyebabnya diduga adanya jalur alternatif sehingga wisatawan tidak seluruhnya melalui jalur utama menuju Dieng.
“Hari ini sampai siang tercatat sekitar 900 tiket terjual, satu hari full belum direkap,” ujarnya.
Berdasarkan data UPTD Pengelolaan Obyek Wisata menunjukkan penurunan signifikan terjadi di kawasan Dataran Tinggi Dieng.
Jumlah pengunjung pada periode Lebaran 2026 H+2 tercatat 7.300 orang, turun 39 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 11.996 orang.
Penurunan juga terjadi di Taman Wisata Waduk Wadaslintang yang turun 18 persen, dari 1.577 menjadi 1.289 pengunjung.
Sementara Gelanggang Renang Mangli mengalami penurunan 30 persen, dari 185 menjadi 130 pengunjung.
Di sisi lain, beberapa destinasi justru mengalami peningkatan. Taman Wisata Telaga Menjer mencatat kenaikan 16 persen, dari 1.950 menjadi 2.260 pengunjung.
Sementara itu, Taman Rekreasi Kalianget mencatat kenaikan tipis sebesar 3 persen. Total pengunjung pada 2026 mencapai 1.344 orang, naik dari 1.300 orang pada 2025.
Petugas penarik retribusi Kalianget, Tomo, menjelaskan bahwa kunjungan wisatawan selama tiga hari terakhir relatif fluktuatif.
Pada Minggu (22/3/2026) tercatat 533 pengunjung, meningkat pada Senin (23/3/2026) menjadi 811 pengunjung, dan hari ini pada Selasa (24/3/2026) hingga siang hari mencapai 518 pengunjung.
“Kalau dibanding tahun lalu memang ada kenaikan sekitar 3 persen, meskipun hari ini tidak seramai kemarin,” ujarnya.
Baca juga: Gudang Toko Pakaian di Kesugihan Cilacap Terbakar
Pantauan di lokasi menunjukkan pengunjung masih berdatangan, meski tidak terlalu ramai dibandingkan destinasi unggulan lainnya.
Salah satu pengunjung, Dewi Anggraeni, warga Wonosobo, mengaku memanfaatkan hari terakhir libur Lebaran untuk berwisata.
“Ini mumpung hari terakhir libur Lebaran, besok sudah masuk kerja jadi dimanfaatkan untuk jalan-jalan,” katanya.
Secara keseluruhan, meski sejumlah destinasi mengalami penurunan, aktivitas wisata di Wonosobo pada H+3 Lebaran tetap menunjukkan geliat, ditandai dengan masih ramainya arus kendaraan dan kunjungan wisatawan, terutama dari luar daerah. (ima)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Tpr-garung.jpg)