Kamis, 30 April 2026

Berita Semarang

Pemantauan Hilal Penentu 1 Syawal 1447 H di Semarang Terhalang Awan

Pemantauan hilal penentu 1 Syawal 1447 H di Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis sore, terhalang awan.

Tayang:
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: rika irawati
Tribun Banyumas/Rezanda Akbar D
RUKYATUL HILAL - Tenaga teknisi Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo, Ihsan Mahendra, melakukan pengamatan rukyatul hilal penentuan 1 Syawal 1447 H di kawasan UIN Walisongo, Kamis (19/3/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Pemantauan hilal penentu 1 Syawal 1447 H di Kota Semarang, Kamis (19/3/2026), terhalang awan.
  • Sementara, hasil perhitungan astronomi, posisi hilal saat ini masih berada di bawah kriteria visibilitas yang ditetapkan.
  • Pemantauan hilal di Semarang berlangsung di kawasan UIN Walisongo Semarang

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG – Pemantauan rukyatul hilal penentuan 1 Syawal 1447 H di kawasan UIN Walisongo, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (19/3/2026), terhalang awan.

Tenaga teknisi Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo, Ihsan Mahendra mengatakan, berdasarkan hasil perhitungan astronomi, posisi hilal saat ini masih berada di bawah kriteria visibilitas yang ditetapkan.

Ia menjelaskan, ketinggian hilal saat ini tercatat sekitar 1 derajat 12 menit 11 detik atau masih di bawah ketentuan minimal 3 derajat dengan elongasi 6 derajat.

"Untuk saat ini, ketinggian hilalnya masih sekitar 1 derajat lebih, jadi ada kemungkinan besar hilal tidak terlihat," ujarnya.

Baca juga: Arus Mudik Meningkat, Lalu Lintas Tol Kalikangkung Semarang Hingga Exit Tol Tingkir Berlaku One Way

Selain faktor ketinggian, kondisi cuaca juga menjadi kendala. 

Hingga sore hari, langit di wilayah Semarang terpantau mulai berawan, yang berpotensi mengganggu proses pengamatan.

Tak hanya itu, kondisi geografis di sekitar lokasi pengamatan turut memengaruhi visibilitas hilal. 

Bagian ufuk barat di lokasi observatorium diketahui tertutup oleh perbukitan, sehingga mempersempit sudut pandang pengamatan.

Baca juga: Harga Tiket Masuk Tempat Wisata di Kota Semarang Naik saat Libur Lebaran, Berikut Daftarnya

Menurut Ihsan, jika ketinggian hilal berada di atas 3 derajat, peluang untuk terlihat akan lebih besar. 

Namun, dengan kondisi saat ini, baik dari aspek astronomi maupun cuaca, kemungkinan hilal teramati sangat kecil.

"Ada beberapa faktor, pertama, cuaca yang mulai mendung, kedua ufuk tertutup bukit, dan yang ketiga posisi hilal yang terlalu rendah," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved