Senin, 4 Mei 2026

Berita Semarang

Arus Mudik di Tol Trans Jawa H-5 Lebaran Terpantau Lancar, Pemudik: Tangerang-Ungaran 6 Jam

Arus mudik di Tol Trans Jawa pada H-5 Lebaran, Senin (16/3/2026) terpantau lancar. Perjalanan Tangerang-Ungaran ditempuh 6 jam.

Tayang:
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rika irawati
Tribun Banyumas/Eka Yulianti Fajlin
RAMAI PEMUDIK - Suasana Rest Area KM 429A ruas Tol Ungaran-Bawen, Senin (16/3/2026). Pemudik menyatakan, perjalanan lewat tol Trans Jawa di H-5 Lebaran har ini masih lancar. 
Ringkasan Berita:
  • Arus mudik di Tol Trans Jawa pada H-5 Lebaran, Senin (16/3/2026), dirasakan pemudik masih lancar.
  • Pemudik dari Tangerang butuh waktu 6 jam untuk tiba di rest area Tol Ungaran Semarang.
  • Puncak arus mudik di Tol Ungaran diperkirakan terjadi pada Rabu (18/3/2026).

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Arus mudik di Tol Ungaran-Bawen di H-5 Lebaran, Senin (16/3/2026), terpantau ramai lancar.

Rest Area KM 429A di Tol Ungaran pun terlihat sibuk menjadi tempat transit para pemudik.

Kendaraan pribadi maupun travel terlihat keluar masuk area parkir, sementara para pemudik memanfaatkan fasilitas toilet, tenan makanan, maupun SPBU.

Tak sedikit pula yang melepas lelah di bawah pepohonan rindang atau emperan toko setelah menempuh perjalanan jauh.

Salah satu pemudik, Ponimin, mengaku perjalanan mudiknya dari Tangerang hari ini relatif lancar. 

Ia berangkat bersama keluarganya sekira pukul 04.00 WBI dari Tangerang tujuan Sukoharjo. 

Menempuh perjalanan lewat tol, mereka butuh waktu 6 jam untuk sampai di Rest Area KM 429A Tol Ungaran atau tiba sekira pukul 10.00. 

"Berangkat dari Tangerang jam 4 pagi, sampai sini sekitar jam 10. Sepanjang jalan relatif sepi."

"Cuma, di Cibitung sempat agak padat tapi masih lancar," ujarnya sembari istirahat.

Baca juga: Tol Fungsional Bawen-Ambarawa Resmi Dibuka: Pangkas Waktu 30 Menit dan Dimanjakan Panorama Gunung

Ponimin menyebut, Rest Area KM 429 A menjadi tempat singgah kedua dalam perjalanannya. 

Sebelumnya, ia berhenti untuk melaksanakan salat subuh seusai keluar dari Gerbang Tol Cikampek.

"Istirahat paling lama 30 menit."

"Di sini istirahat kedua, istirahat pertama setelah keluar Cikampek, hanya salat subuh saja," jelasnya.

Ia sengaja memilih berangkat pada hari Senin agar perjalanan lebih nyaman dan lancar dibandingkan akhir pekan yang biasanya dipadati kendaraan pemudik.

"Libur sebenarnya sudah dari kemarin tapi saya pilih (mudik) hari yang agak sepi."

"Kalau weekend, biasanya padat."

"Yang penting, perjalanan lancar, daripada capek di jalan," ujarnya.

Pemudik lainnya, Nur Laila, yang juga melakukan perjalanan dari Tangerang dengan tujuan Pamekasan, Madura, juga merasakan hal serupa.

Ia mudik mengendarai travel bersama keluarga. 

Ia menyebut, perjalanan mudiknya berlangsung lancar tanpa kemacetan.

"Alhamdulillah, lancar. Berangkat dari Tangerang jam 12 malam."

"Ini sudah dua kali istirahat, pertama di Cawang lalu di sini," ujarnya.

Ia memperkirakan tiba di kampung halamannya sekitar pukul 17.00 WIB. 

Meski begitu, ia mengantisipasi potensi kepadatan di kawasan Pasar Blega yang kerap menjadi titik kemacetan.

"Biasanya, di Pasar Blega agak macet."

"Semoga, perjalanan selanjutnya tetap lancar dan bisa sampai tujuan dengan selamat," ujarnya.

Baca juga: Macet Sempat Terjadi di Exit Tol Pejagan Brebes Gara-gara Saldo E-Toll Pemudik Habis

Sementara itu, Kaposyan Rest Area KM 429 Tol Ungaran-Bawen Ipda Setyo Wibowo mengatakan, kondisi rest area hingga saat ini masih terpantau landai. 

Daya tampung parkir dinilai masih mencukupi untuk menampung kendaraan pemudik yang singgah.

Kapasitas parkir di rest area tersebut berkisar sekitar 400 kendaraan. 

Jumlah tersebut berkurang hampir separuh dari sebelumnya karena sebagian area digunakan untuk pendirian tenda pelayanan bagi pemudik.

"Suasana di rest area ini masih landai. Daya tampung parkiran masih mencukupi," ujarnya.

Meski demikian, sambung dia, antrean terkadang terjadi di area pengisian bahan bakar, terutama untuk kendaraan yang menggunakan solar.

Pada akhir pekan lalu, rest area sempat mengalami kondisi penuh. 

Bahkan, area tenda yang disiapkan sebagai tempat istirahat pemudik juga sempat terisi.

"Beberapa hari kemarin sempat ful. Tempat istirahat yang disiapkan juga sempat terpenuhi," ujarnya.

Puncak Arus Mudik

Meski begitu, pihaknya menilai, puncak arus mudik masih belum terlihat. 

Prediksi awal yang menyebutkan puncak arus mudik pertama telah terjadi juga belum sepenuhnya terbukti di lapangan.

"Prediksi puncak arus mudik pertama sudah lewat tapi ternyata masih belum nampak," katanya.

Ia memperkirakan, peningkatan arus kendaraan akan terjadi seiring diberlakukannya rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) dari Jakarta pada 17 Maret 2026 pukul 12.00.

"Kendaraan kemungkinan baru sampai wilayah Jawa Tengah pada malam hari."

"Puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada 18 Maret mendatang," jelasnya.

Dijelaskannya, per tanggal 14 Maret 2026 terhitung pukul 06.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB, kendaraan yang masuk wilayah Kabupaten Semarang mulai meningkat.

"Sudah ada peningkatan. Sesuai laporan yang kami terima, sekitar 2.700-an mobil masuk ke wilayah Kabupaten Semarang melalui pintu Tol Banyumanik," ungkapnya.

Baca juga: Banjir Genangi Jalur Mudik Pejagan-Ketanggungan Brebes, Sungai Babakan Meluap

Meskipun ada peningkatan arus lalu lintas, pihaknya memastikan tidak ada ketersendatan di jalur tol wilayah Kabupaten Semarang. 

Sedangkan, untuk Rest area yang tersedia sepanjang jalur tol wilayah Kabupaten Semarang, juga masih bisa menampung dan belum ada penumpukan.

"Memang sempat ada kepadatan di Rest area 429 jalur A ini, itu terjadi di Sabtu dini hari, para pengguna jalan banyak yang beristrihat dan melaksanakan sahur dilanjut ibadah salat subuh," katanya.

Pihaknya akan melakukan pengelolaan kanalisasi apabila rest area sudah tidak mamadai.

Pemudik akan diimbau menggunakan rest area berikutnya.

Pada jalur tol sepanjang wilayah Kabupaten Semarang pada jalur A terdapat 3 rest area, yaitu KM 429, KM 439, dan KM 456.

Sebanyak 28 personel disiagakan pada setiap pos yang berada di masing masing rest area, dibantu personel BKO dari Brimob Poda Jateng, unsur TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Dinas Kesehatan. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved