Berita Kendal
Sungai Blorong Meluap 1,2 Meter, Warga Sudipayung Kendal Curhat Baru Pertama Kali Disapa Bantuan
Banjir luapan Sungai Blorong rendam 250 rumah di Sudipayung, Kendal hingga ketinggian 120 cm. Bupati Tika salurkan bantuan beras
Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: Rustam Aji
Ringkasan Berita:
- 250 Rumah di Sudipayung Kendal Terendam Banjir, Kariyem Terobos Genangan Demi Sekarung Beras
- Kariyem berjalan pelan sembari mencincing dasternya setengah lutut dari genangan banjir di Desa Sudipayung Kecamatan Ngampel Kendal.
- Bersama rombongan warga, dia menuju rumah Kepala Desa untuk mengambil jatah beras bantuan yang disalurkan Pemkab Kendal.
- "Ini dapat beras 5 kilogram, alhamdulillah lumayan untuk keperluan sehari-hari," kata Kariyem
TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL – Ribuan jiwa di Desa Sudipayung, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal, terpaksa menembus genangan air setinggi lutut demi mendapatkan bantuan logistik setelah wilayah mereka diterjang banjir terparah dalam beberapa tahun terakhir, Senin (16/2/2026).
Banjir akibat luapan Sungai Blorong ini merendam sedikitnya 250 rumah dengan ketinggian air mencapai 120 sentimeter pada titik terparah di RT 3 RW 5.
Derasnya arus yang datang saat waktu subuh membuat warga, termasuk lansia, tak sempat menyelamatkan perabotan rumah tangga mereka.
"Bangun subuh kaget air sudah naik setinggi lutut. Barang-barang tidak sempat (diselamatkan), yang penting surat berharga aman," ujar Kariyem, salah satu warga renta yang tampak mencincing dasternya saat berjalan menuju posko bantuan.
Baca juga: Ribuan Suporter Persak Kebumen Berangkat ke Semarang Kendarai 40 Bus, Bupati Lilis Menyusul
Banjir Terparah Meski Ada Parapet
Kepala Desa Sudipayung, Ahmad Yusuf, menjelaskan bahwa hujan deras yang mengguyur sejak pukul 21.00 WIB membuat debit air Sungai Blorong melampaui kapasitas.
Meski Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah membangun dinding pembatas sungai (parapet) sepanjang 1,5 kilometer, kiriman air dari wilayah Kendal atas tetap meluap ke pemukiman.
"Ini yang paling parah, air luber ke mana-mana. Kami berterima kasih karena baru kali ini Bupati turun langsung memberi bantuan. Biasanya kalau banjir warga tidak dapat apa-apa," ungkap Yusuf.
Penyaluran Beras 41 Ribu Paket
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, yang memimpin langsung penyaluran bantuan menyatakan bahwa Pemkab Kendal telah menyiapkan bantuan beras untuk 41 ribu warga terdampak banjir sejak awal tahun 2026.
Baca juga: Banyumas Selalu Jadi Korban Deforestasi Kaligua, Pegiat Save Slamet Usulkan Pengembalian Wilayah
Berbeda dengan sistem biasanya, bantuan kali ini dihitung berdasarkan jumlah jiwa dalam satu rumah, bukan per Kepala Keluarga (KK).
"Kami pastikan beras ini hasil gilingan baru produksi dalam negeri dan layak konsumsi. Semoga bisa meringankan beban warga," ujar Bupati yang akrab disapa Tika tersebut.
Terkait solusi jangka panjang, Bupati Tika menegaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemprov Jateng untuk segera melakukan normalisasi Sungai Blorong.
Langkah ini dinilai mendesak agar Banjir Kendal di wilayah Sudipayung tidak terus berulang setiap kali intensitas hujan meningkat di wilayah hulu. (ags)
| Tambah 4, Unissula Semarang Kini Punya 102 Guru Besar Berbagai Disiplin Ilmu |
|
|---|
| Ribuan Suporter Persak Kebumen Berangkat ke Semarang Kendarai 40 Bus, Bupati Lilis Menyusul |
|
|---|
| Borong 9 Medali, Kontingen MTS Mu'alimin Yogyakarta Unjuk Gigi di Tegal Champion 2 |
|
|---|
| Banyumas Selalu Jadi Korban Deforestasi Kaligua, Pegiat Save Slamet Usulkan Pengembalian Wilayah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/dapat-bantuan-bannjir-kendal.jpg)