Selasa, 5 Mei 2026

Pemprov Jateng

Tangis Sukarno Pecah Saat Rumahnya yang Amblas Didatangi Ahmad Luthfi: Saya Tak Menyangka

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi tinjau lokasi tanah amblas di Ungaran Timur. Momen haru saat Luthfi peluk warga dan instruksikan perbaikan cepat.

Tayang:
Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: Rustam Aji
ISTIMEWA/dok.humas Pemprov Jateng
HARU - Suasana haru menyelimuti sejumlah warga Perumahan Griya Bukit Jati Asri, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang saat kedatangan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi pada Jumat, 13 Februari 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Suasana haru menyelimuti sejumlah warga Perumahan Griya Bukit Jati Asri, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang saat kedatangan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi pada Jumat, 13 Februari 2026. 
  • Bulir-bulir air mata nampak menetes dari  mata salah seorang warga, Sukarno (55).
  • Ia tak menyangka kediamannya yang terdampak tanah amblas didatangi langsung Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Tak ayal, Ia menyampaikan perasaannya kepada Gubernur. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menunjukkan aksi spontan dengan mengalihkan rute perjalanannya demi meninjau langsung

longsor-ungaran-oke
LONGSOR - Lokasi bencana tanah amblas di Perumahan Griya Bukit Jati Asri, Kelurahan Kalirejo, Ungaran Timur, Jumat (13/2/2026). (dok.Humas Pemprov Jateng)

Suasana berubah haru ketika orang nomor satu di Jawa Tengah tersebut memeluk Sukarno (55), salah satu warga yang rumahnya hancur terdampak air bah dan pergeseran tanah.

Sukarno tak kuasa membendung air mata saat melihat Gubernur berdiri di depan kediamannya yang kini luluh lantak.

"Mboten usah nangis. Pak Karno sampun dibantu, sing kuat, mboten usah akeh mikir (Tidak usah menangis. Pak Karno sudah dibantu, yang kuat, jangan banyak pikiran). Biar Bupati dan saya yang mikir," ujar Ahmad Luthfi sembari menepuk pundak dan memeluk erat Sukarno untuk menenangkannya.

Baca juga: Pemprov Jateng Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Pajak Kendaraan di 2026, Malah Siapkan Diskon 5 Persen

Kronologi dan Respons Cepat

Peristiwa tanah amblas ini terjadi pada Kamis (12/2) siang akibat hujan deras yang memicu luapan air dari area perbukitan. 

Selain merusak halaman rumah Sukarno, material tanah juga membuat lantai rumah warga lainnya ambrol.

 

Mendengar laporan tersebut saat dalam perjalanan menuju Solo, Gubernur Ahmad Luthfi segera menginstruksikan jajaran Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (PUPR) serta Dinas Sosial Provinsi Jateng untuk bergerak cepat ke lokasi.

"Ini Pak Bupati juga ke sini, nanti Dinas Sosial dan Dinas PUPR juga akan bantu sampai tuntas," tegas Luthfi di lokasi tanah amblas Ungaran tersebut.

Baca juga: Masjid Agung Purwokerto Siapkan Cek Kesehatan dan Buka Puasa Gratis di Ramadan, Tahsin bagi Ibu-ibu

Harapan Warga Terdampak

Istri Sukarno, Suparti (54), mengungkapkan bahwa saat ini mereka terpaksa menumpang di rumah kerabat karena kondisi bangunan yang membahayakan. Terlebih, suaminya kini tengah berjuang melawan penyakit stroke.

"Saya cuma mohon segera diperbaiki agar tidak menumpang terus. Suami juga sudah tidak bekerja karena stroke, jadi sangat berharap bantuan ini," tutur Suparti.

Menanggapi hal itu, Gubernur memastikan penanganan bencana di wilayah Ungaran Timur ini akan menjadi prioritas agar warga dapat segera kembali ke rumah dengan aman. Penanganan teknis untuk mencegah amblas susulan akan segera dikerjakan oleh tim ahli dari dinas terkait.  (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved